Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Padang Luncurkan Program Dokter Warga untuk Bantu Masyarakat Prasejahtera.

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 12:47 WIB | Oleh:
Pemkot Padang Luncurkan Program Dokter Warga untuk Bantu Masyarakat Prasejahtera. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati memberikan paparan terkait Program Dokter Warga di Padang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) melalui Dinas Kesehatan setempat menyiapkan Dokter Warga untuk membantu dan melayani masyarakat dari kalangan ekonomi kurang mampu di daerah tersebut.

"Program Dokter Warga merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat prasejahtera yang mengalami sakit parah namun kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati di Padang, Kamis.   

Untuk memaksimalkan layanan kesehatan itu, Dinas Kesehatan Kota Padang mengintensifkan sosialisasi Program Dokter Warga termasuk optimalisasi layanan public safety center di nomor 119. Langkah ini ditujukan untuk mempercepat respons penanganan kedaruratan sekaligus mendekatkan akses layanan medis primer bagi masyarakat.

Melalui integrasi tim kedaruratan, tenaga medis siap diturunkan langsung ke rumah warga kurang mampu yang membutuhkan layanan kesehatan. Untuk mendapatkan layanan ini, masyarakat hanya perlu menghubungi 119 atau contact person puskesmas setempat.  

"Tim Dokter Warga siap turun langsung memeriksa, mendampingi secara berkala setiap bulan dan merujuk ke rumah sakit jika diperlukan," kata dia.  

​Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Padang Irwandi mengatakan layanan atau penanganan darurat terpadu dapat diakses 24 jam secara gratis. Program ini dirancang untuk menekan angka fatalitas dan kecacatan pada kasus kritis seperti serangan jantung atau kecelakaan.  

​Dalam operasionalnya, petugas menerapkan klasifikasi triase yang membagi pasien ke dalam empat kategori warna. Zona merah untuk kondisi kritis mengancam jiwa dan menjadi prioritas utama. Zona kuning untuk kondisi berat non-ancaman jiwa langsung, serta zona hijau bagi kategori non-darurat, dan zona hitam pasien yang telah meninggal dunia.

​Hingga saat ini, pelayanan medis diperkuat oleh seluruh Rumah Sakit di Kota Padang dan sembilan puskesmas gawat darurat yang siaga 24 jam. Dengan standar operasional prosedur yang ketat, operator ditargetkan menyelesaikan triase dalam lima menit pertama, dan tim medis tiba di lokasi rumah warga dalam waktu 15 menit berikutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kilang Pertamina Plaju Beka...
Nasional
Eks Ketua Ombudsman Jalani ...

Yukkk Ikuti Acara Unik: Bakar Pisang Raja di Kota Tua

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Yukkk Ikuti Acara Unik: Bak...
Rona
Ini Alasan Lisa BLACKPINK T...
Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

25 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.