Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tren Sarapan Kuliner Kukus-Rebus Kian Diminati Anak Muda Perkotaan, Ini Alasannya!

📅 Rabu, 24 Jun 2026, 20:52 WIB | Oleh:

Milda menegaskan prinsip "diet should be fun". Jangan sampai pembatasan makanan memicu stres berlebih yang justru berujung pada fenomena diet yoyo, saat berat badan naik-turun drastis akibat diet ekstrem yang memicu relapse ke pola makan lama, tuturnya.

Kembali ke penganan lokal yang minim proses seperti yang dilakukan Ella dan difasilitasi oleh pedagang seperti Hartono dapat menjadi salah satu langkah awal menuju pola makan yang lebih seimbang. Selama dijalani dengan konsep gizi seimbang dan tanpa obsesi berlebih, tren makanan kukus dan rebus ini berpotensi besar bergeser dari sekadar tren musiman menjadi sebuah investasi kesehatan seumur hidup bagi masyarakat Indonesia. Ant/xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Mau Suvenir dari Istana? In...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.