Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

8 Makanan Sehat Ini Tidak Disarankan Jadi Menu Sarapan Pagi

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 09:49 WIB | Oleh:
8 Makanan Sehat Ini Tidak Disarankan Jadi Menu Sarapan Pagi Doc: NDTV

Beberapa makanan yang secara umum dianggap "sehat" mungkin bukan pilihan terbaik untuk memulai hari terutama karena cara makanan tersebut berinteraksi dengan tubuh saat perut kosong.

Meski kaya nutrisi, tingkat keasaman makanan ini tinggi, seratnya, kandungan gulanya, atau kebutuhan pencernaannya dapat menyebabkan masalah seperti ketidaknyamanan perut, kelesuan, energi yang menurun, atau penyerapan nutrisi yang buruk jika dikonsumsi pertama kali di pagi hari.

Untuk memulai hari dengan baik, idealnya sarapan harus seimbang, mengandung protein, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks, serta lembut untuk sistem pencernaan Anda.

Berikut daftar makanan sehat yang sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi pertama kali di pagi hari, disadur dari NDTV.

1. Buah Jeruk

Meskipun buah jeruk kaya akan vitamin C dan antioksidan, tingkat keasamannya yang tinggi dapat mengiritasi lapisan lambung jika dimakan saat perut kosong. Hal ini dapat menyebabkan nyeri ulu hati atau ketidaknyamanan, terutama bagi mereka yang memiliki refluks asam atau pencernaan sensitif.

2. Sayuran Mentah

Sayuran mentah padat nutrisi tetapi juga mengandung banyak serat tidak larut, yang dapat berbahaya bagi perut kosong. Memakannya di pagi hari dapat menyebabkan kembung, gas, atau kram perut, terutama jika sistem pencernaan Anda belum sepenuhnya aktif.

3. Granola atau Muesli

Meski sering dipasarkan sebagai makanan sehat, banyak granola komersial mengandung gula dan minyak olahan dalam jumlah tinggi. Memulai hari dengan lonjakan gula dapat menyebabkan penurunan energi di pagi hari, dan asupan gula yang berlebihan di pagi hari dapat mengganggu pengaturan gula darah sepanjang hari.

4. Smoothie Hijau

Sayuran berdaun hijau seperti kangkung dan bayam memang menyehatkan, tetapi dalam bentuk mentah mengandung banyak oksalat dan serat. Jika perut kosong, hal ini dapat menghambat penyerapan kalsium atau menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung atau gas. Mengukus sayuran hijau sebentar sebelum diblender dapat membuatnya lebih mudah dicerna.

5. Tomat

Kaya akan antioksidan dan vitamin C, tomat sangat asam. Mengonsumsi tomat sebagai sarapan dapat mengiritasi lapisan lambung dan dapat menyebabkan gastritis atau gejala refluks asam seiring waktu, terutama pada orang yang rentan terhadap sensitivitas pencernaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.