Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Pastikan Harga MinyaKita Sesuai HET dan Bantuan Pangan Tepat Sasaran

📅 Senin, 22 Jun 2026, 15:39 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Pastikan Harga MinyaKita Sesuai HET dan Bantuan Pangan Tepat Sasaran Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan akan terus mengawasi harga minyak goreng MinyaKita di pasaran guna menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah.

Selain itu, Pemkot juga akan memastikan bantuan pangan dari pemerintah pusat tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pengawasan terhadap harga MinyaKita menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

"Terkait minyak goreng, seperti yang disampaikan Menteri Perdagangan, MinyaKita bukan seluruhnya barang bersubsidi. Hanya sekitar 30 persen distribusinya yang dikendalikan Bulog, sementara 70 persen mengikuti mekanisme pasar," ujar Wali Kota Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (22/6).

Menurut Wali Kota Farhan kondisi tersebut membuat pemerintah daerah perlu melakukan pengawasan secara berkala agar harga MinyaKita di pasar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Karena itu, Pemkot Bandung akan terus memantau pasar-pasar tradisional maupun saluran distribusi lainnya untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat.

"Maka Pemerintah Kota Bandung dalam rangka pengendalian inflasi akan memastikan harga mengikuti HET serta memastikan bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional sampai kepada masyarakat yang membutuhkan," kata dia.

Selain pengawasan harga, Pemkot Bandung juga menyiapkan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat. Bantuan tersebut merupakan program dari Badan Pangan Nasional yang ditujukan untuk membantu keluarga penerima manfaat memenuhi kebutuhan pangan pokok.

Wali Kota Farhan menyebut, sekitar 60 ribu kepala keluarga di Kota Bandung diperkirakan akan menerima bantuan pangan tersebut.

"Diperkirakan sekitar 60 ribu kepala keluarga di Kota Bandung akan menerima bantuan tersebut, baik berupa MinyaKita maupun beras SPHP," ungkap dia.

Ia berharap, penyaluran bantuan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran sehingga mampu meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok rentan dan berpenghasilan rendah. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.