Rayakan HUT Jakarta 499, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi di Monas
📅 Jumat, 19 Jun 2026, 14:55 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi Tahun 2026 di Plaza Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (19/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.
Mengusung tema “Memperkuat Harmoni Keagamaan di Tengah Keberagaman, Transformasi Jakarta Menuju Kota Global”, kegiatan tersebut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, para wali kota dan bupati administrasi, tokoh agama, ulama, habaib, serta masyarakat dari berbagai wilayah Jakarta.
Sebelum acara utama berlangsung, Pemprov DKI Jakarta menggelar ziarah ke sejumlah makam ulama dan habaib Betawi. Kegiatan tersebut diikuti Gubernur Pramono, Wakil Gubernur Rano Karno, serta jajaran pemerintah kota dan kabupaten administrasi sebagai bentuk penghormatan atas jasa para tokoh agama dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Jakarta.
Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan Haul Akbar merupakan bentuk penghormatan dan doa bersama bagi para ulama serta habaib yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Jakarta.
"Para ulama dan habaib memiliki peran penting dalam membangun peradaban masyarakat Jakarta. Melalui Haul Akbar ini, Pemprov DKI Jakarta ingin mendoakan serta menghormati jasa-jasa mereka yang telah menjadi teladan dalam pendidikan, dakwah, dan pengabdian sosial bagi masyarakat," ujar Chico.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Chico, transformasi Jakarta menuju kota global harus tetap berpijak pada nilai sejarah, budaya, dan religius yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat.
"Jakarta sedang bertransformasi menjadi kota global. Namun, transformasi tersebut harus tetap berpijak pada akar sejarah, budaya, dan nilai-nilai religius yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus membangun kolaborasi dengan seluruh kalangan, termasuk para ulama, habaib, ustaz, dan ustazah, agar bersama-sama menjaga harmoni dan kemajuan Jakarta," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga meluncurkan Buku Direktori Ulama dan Habaib Betawi. Pada tahap awal, buku tersebut memuat 145 nama tokoh ulama dan habaib Betawi yang telah melalui proses kajian dan pendokumentasian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berikut sejumlah nama yang tercantum dalam Direktori Ulama dan Habaib Betawi:
- Ulama Betawi
- Syekh Abdurrahman Al-Mashri
- Syekh Junaid Al-Betawi
- Guru Marzuqi Cipinang Muara
- Guru Mughni Kuningan
- Guru Mansur Jembatan Lima
- Guru Khalid Gondangdia
- Guru Mahmud Romli
- Guru Madjid Pekojan
- Guru Amin Kalibata
- Guru Mujib bin Sa'abah
- Guru Ma'mun Rawa Buaya
- Syekh KH Muhadjirin Amsar Ad-Dary
- Guru Na'im Cipete
- KH Abdul Razaq Ma'mun
- KH Noer Alie
- KH Hasbiyallah
- KH Abdullah Syafi'ie
- KH Thohir Rohili
- KH Fathullah Harun
- KH Achmad Mursyidi
- Syekh Dr Nahrawi Abdussalam
- Muallim KH M. Syafi'i Hadzami
- Habaib Betawi
- Habib Muhammad bin Umar Al-Qudsi (Kampung Bandan)
- Habib Ali bin Abdurrahman Ba'Alawi
- Habib Husein Keramat Luar Batang
- Habib Muchsin bin Muhammad Al-Attas (Al-Hawi)
- Syekh Salim bin Sumair Al-Hadhrami
- Habib Ali bin Ahmad bin Zein Al-Aidid (Pulau Panggang)
- Habib Abdurrahman bin Alwi Asy-Syathri (Kampung Bandan)
- Habib Usman bin Yahya
- Habib Abdurrahman Al-Habsyi Cikini
- Habib Utsman Banahsan
- Habib Ahmad bin Alwi Al-Haddad (Habib Kuncung)
- Habib Ali Kwitang
- Habib Ali Bungur
- Habib Salim bin Jindan Otista
- Sayyidil Walid Abdurrahman bin Ahmad Assegaf
- Habib Munzir Al-Musawa
- Habib Hasan bin Ja'far Assegaf
- Ulama Perempuan Betawi
- Ustadzah Hj. Umamah
- Nyai Hj. Siti Zubaidah KH Hasbiyallah
- Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah AS
- Dr. Hj. Siti Suryani Taher
- Hj. Saidah Said, M.A.
Pemprov DKI Jakarta menyatakan jumlah tokoh dalam direktori tersebut akan terus diperbarui berdasarkan hasil penelitian dan masukan dari berbagai pihak. Direktori ini diharapkan menjadi referensi sejarah sekaligus bentuk penghormatan terhadap kontribusi ulama dan habaib Betawi dalam membangun Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!