Pencarian Nelayan yang Hilang di Perairan Batam oleh Tim SAR Gabungan
📅 Jumat, 19 Jun 2026, 17:25 WIB | Oleh: Tim PenulisTanjungpinang - Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan bernama Jafaar (50 tahun) yang diduga terjatuh dan hilang di sekitar Perairan Tanjung Budus, Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli mengatakan korban dilaporkan hilang pada Kamis (18/6) sore sekitar pukul 16.00 WIB.
"Laporan kejadian itu disampaikan kerabat korban melalui Com Center SAR Tanjungpinang pada Jumat (19/6) pukul 06.45 WIB," kata Fazzli di Tanjungpinang, Jumat.
Berdasarkan laporan, kata Fazzli, peristiwa bermula ketika korban Jafaar pergi melaut sendirian menggunakan long boat pada Kamis (18/6) siang, sekitar pukul 13.00 WIB. Korban merupakan warga Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Batam.
Tiga jam berselang atau tepatnya pada pukul 16.00 WIB warga setempat dikejutkan dengan penemuan long boat milik korban yang mengapung di sekitar Perairan Tanjung Budus. Saat ditemukan, kondisi mesin kapal masih dalam keadaan menyala, namun korban sudah tidak berada di atasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihak keluarga bersama masyarakat setempat sempat melakukan upaya pencarian mandiri, namun hingga saat ini keberadaan Jafaar yang diketahui memiliki riwayat penyakit asma tersebut masih belum ditemukan.
Setelah menerima laporan kejadian itu, kata dia, Tim Rescue Kantor SAR Tanjungpinang yang berkekuatan enam personel langsung bergerak menuju Lokasi Kejadian Perkara (LKP) menggunakan Rigid Bouyancy Boat(RBB).
Lokasi pencarian tersebut berjarak sekitar 14,5 Nautical Mile (Nm) dari Dermaga Dompak, Tanjungpinang.
Operasi pencarian hari pertama ini melibatkan unsur SAR gabungan dari Kantor SAR Tanjungpinang, Ditpolair Polda Kepri, Pol Air Polresta Barelang dan Polsek Galang.
Selain aparat penegak hukum dan tim penyelamat, para nelayan sekitar beserta masyarakat setempat turut bahu-membahu menyisir area perairan guna mempercepat penemuan korban.
"Perkembangan lebih lanjut mengenai hasil operasi gabungan ini akan disampaikan secara berkala," kata Fazzli.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!