Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Progres LRT Jakarta Fase 1B Sudah Capai 91%, Sebentar Lagi Rampung

📅 Jumat, 24 Apr 2026, 19:32 WIB | Oleh:
Progres LRT Jakarta Fase 1B Sudah Capai 91%, Sebentar Lagi Rampung Doc: ANTARA/HO-PT Waskita Karya
Ket. Ilustrasi proyek LRT Jakarta. PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencatat progres Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai telah mencapai 91,86 persen.

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencatat progres Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai telah mencapai 91,86 persen.

Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan perlintasan jalur layang LRT di atas Jalan Tol Ir Wiyoto Wiyono sudah tersambung 100 persen dan saat ini tengah dipasang Steel Box Girder (SBG) pada simpang Matraman.

“Pemasangan bentang girder merupakan tahapan penting dalam pengerjaan LRT Jakarta Fase 1B. Bagian tersebut menjadi salah satu titik kritikal pada lintasan proyek,” kata dia dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Ermy menyampaikan, Waskita mengimplementasikan penggunaan long span (bentang panjang) termasuk metode pelaksanaan dalam implementasi Building Information Modelling (BIM) sampai level 7D.

Implementasi berupa incremental lifting Steelbox Girder, lifting sliding PC-Girder, dan Traveler Launcher cast-in-situ Balance Cantilever tersebut bertujuan memudahkan pengerjaan proyek yang berada di area jalan raya dengan lalu lintas hingga jalur tol aktif serta padat di Jakarta.

“Berkat inovasi itu, pemasangan lintasan jalur layang LRT di atas jalan tol lebih mudah dan tidak mengganggu lalu lintas dan mobilitas para pengendara,” kata dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan, jalur layang LRT Jakarta dari Kelapa Gading sampai Jalan Pramuka pun telah tersambung.

Jalur itu menghubungkan Jakarta Utara, Timur, dan Pusat melalui jaringan rel layang terintegrasi.

Berikutnya, sejumlah struktur utama di koridor Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Jalan Tambak, dan Jalan Sultan Agung juga sudah tersambung. Waskita Karya optimis, penyelesaian LRT Jakarta Fase 1B selesai tepat waktu.

"Proyek ini sudah sangat dinantikan masyarakat Jakarta dan sekitarnya karena dinilai mampu mengurangi kemacetan, sekaligus menurunkan jejak karbon perkotaan untuk mendukung kualitas udara yang lebih baik," kata Ermy.

Lalu, demi mempercepat pembangunan, lanjutnya, Waskita menerapkan solusi digital berbasis BIM dan teknologi Bentley Systems.

Perseroan pun memanfaatkan drone fotogrametri serta simulasi 4D untuk memantau dan mengelola proyek secara real time.

"Cara ini bertujuan memudahkan seluruh tim, baik teknis maupun nonteknis, untuk mengakses informasi proyek secara langsung serta cepat mengambil keputusan," kata dia.

Berkat metode tersebut, Perseroan berhasil mengidentifikasi dan menyelesaikan lebih dari 1.200 potensi kendala sebelum proses konstruksi berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.