Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jalin Dialog dengan Akademisi UGM, Eddy Soeparno Tegaskan Urgensi Ketahanan Energi Sejajar dengan Ketahanan Nasional

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 19:18 WIB | Oleh:
Jalin Dialog dengan Akademisi UGM, Eddy Soeparno Tegaskan Urgensi Ketahanan Energi Sejajar dengan Ketahanan Nasional Doc: dok
Ket. Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy Soeparno menggelar High Level Dialogue bersama para Guru Besar dan akademisi Pusat Studi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) guna menghimpun berbagai masukan dan rekomendasi strategis terkait penguatan ketahanan energi nasional, percepatan transisi energi, dan proses dekarbonisasi di Indonesia.

Dalam diskusi tersebut, Eddy menyampaikan pandangannya tentang pentingnya ketahanan nasional, transisi energi dan komitmen dekarbonisasi Indonesia, yang harus berjalan beriringan dengan target pertumbuhan ekonomi tinggi.

Eddy juga menerima berbagai masukan strategis dari kalangan akademisi UGM mengenai pentingnya harmonisasi kebijakan energi nasional, percepatan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT), penguatan riset dan inovasi teknologi, pembangunan infrastruktur energi, reformasi regulasi, pengembangan ekonomi karbon, hingga penyediaan skema pembiayaan yang mampu menarik investasi hijau.

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM Prof. Danang Sri Hadmoko, Ketua Majelis Wali Amanat UGM Prof. Tumiran, Ketua Senat Akademik UGM Prof. Dr. Sulistiowati, Kepala Pusat Energi UGM Prof. Sarjiya, serta jajaran guru besar dan akademisi UGM dari berbagai disiplin ilmu yang bergerak di bidang energi, kelistrikan, teknologi, dan kebijakan publik.

Menurut Eddy, masukan dari kalangan akademisi sangat penting untuk memastikan kebijakan energi Indonesia responsif terhadap tantangan saat ini sekaligus mampu menjawab kebutuhan jangka panjang bangsa.

“Forum ini memperkaya perspektif kita bahwa urgensi ketahanan energi adalah sama urgensinya dengan ketahanan nasional. Negara yang tidak mampu menjamin pasokan energinya akan menghadapi risiko terhadap stabilitas ekonomi, daya saing industri, bahkan kedaulatan nasional,” kata Eddy.

Doktor Ilmu Politik UI ini menyampaikan bahwa percepatan transisi energi membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan perguruan tinggi. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyediakan riset berbasis bukti (evidence-based policy), pengembangan teknologi, serta menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan transformasi sektor energi.

“Indonesia membutuhkan kebijakan energi yang berbasis ilmu pengetahuan. Karena itu, saya sangat mengapresiasi berbagai masukan dari para Guru Besar dan akademisi UGM yang memberikan perspektif komprehensif mengenai penguatan ketahanan energi, strategi percepatan transisi energi, hingga langkah konkret menuju dekarbonisasi nasional,” lanjutnya.
Menurut Waketum PAN ini, Indonesia harus menjadi policy-shaper dengan memanfaatkan keunggulan komparatif yang dimiliki. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui pengembangan bioenergi berbasis sawit dan biomassa, percepatan elektrifikasi, pembangunan PLTS skala besar, pengembangan CCS, hingga pemanfaatan teknologi nuklir sebagai pembangkit baseload rendah karbon dalam jangka panjang.

“Indonesia memiliki seluruh prasyarat untuk menjadi kekuatan energi bersih dunia. Yang kita perlukan sekarang adalah keberanian mengambil keputusan, konsistensi kebijakan, serta kolaborasi erat antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat," jelasnya.

Menurutnyam, ketahanan energi harus ditempatkan sebagai bagian integral dari ketahanan nasional. Sama seperti pangan dan pertahanan, energi merupakan fondasi bagi pertumbuhan ekonomi, stabilitas sosial, dan kedaulatan bangsa. "Karena itu, agenda transisi energi harus dipercepat melalui kebijakan yang konsisten, dukungan investasi, penguasaan teknologi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Anggota Komisi XII DPR RI ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI Dukung Pelestar...
Rona
Sony Rilis Trailer Film "Ju...
Nasional
BMKG akan Perluas Operasi M...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

31 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.