Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krisis Selat Hormuz, IEA Sebut Peta Energi Global Bakal Berubah Total dalam 3 Tahun

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 01:25 WIB | Oleh:
Krisis Selat Hormuz, IEA Sebut Peta Energi Global Bakal Berubah Total dalam 3 Tahun Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Arsip foto - Presiden Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA), Fatih Birol.

ISTANBUL - Peta energi global diperkirakan bakal berubah total dalam dua hingga tiga tahun ke depan seiring krisis di Selat Hormuz yang memaksa banyak negara merombak strategi keamanan pasokan energi mereka, Kamis (18/6).

Presiden Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol menegaskan, penutupan jalur vital pasokan dunia tersebut menjadi titik balik krusial yang kian mempercepat transisi global menuju era elektrifikasi secara masif.

“Terlepas dari bagaimana persoalan Hormuz berakhir, saya pikir peta energi dunia akan mulai digambar ulang dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Kemitraan akan didefinisikan ulang dan kemitraan baru akan terbentuk,” kata Birol dalam pertemuan Dewan Penasihat Tinggi Asosiasi Industri dan Bisnis Turkiye di Istanbul, Kamis.

Menurut Birol, krisis energi yang dipicu perang dengan Iran telah mengubah perhitungan pasar energi global.

Ia menjelaskan bahwa melimpahnya pasokan energi sebelum perang serta pelepasan cadangan minyak membantu membatasi lonjakan harga. Namun, ia menegaskan bahwa solusi jangka panjang hanya dapat dicapai melalui pemulihan jalur pelayaran yang aman di Selat Hormuz.

“Solusi atas masalah ini, satu-satunya cara yang paling penting, adalah pembukaan Selat Hormuz tanpa syarat dengan jaminan keamanan yang dipercaya oleh semua pihak,” ujarnya.

Birol mengingatkan bahwa hingga empat tahun lalu perekonomian dunia dan sistem energi global memiliki dua jalur vital utama, yakni jaringan pipa yang mengalirkan energi dari Siberia Barat Rusia ke Eropa serta Selat Hormuz.

“Keduanya saat ini tertutup,” katanya.

Kepala IEA itu menilai gangguan arus energi melalui Selat Hormuz, serta risiko terulangnya gangguan serupa di masa depan, telah menempatkan isu kepercayaan dan diversifikasi pasokan sebagai prioritas utama dalam agenda energi global.

“Kepercayaan akan menjadi faktor yang sangat penting dalam berbagai kesepakatan di dunia energi. Saat ini negara-negara semakin memperhatikan diversifikasi pasokan dan berupaya menghindari ketergantungan pada satu sumber saja,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa krisis tersebut juga mempercepat minat terhadap pembangunan jalur pipa alternatif, pemanfaatan sumber energi domestik, serta pencarian tujuan investasi baru di sektor energi.

Birol juga menyoroti bahwa dunia saat ini bergerak cepat menuju “era listrik”, dengan pertumbuhan permintaan listrik yang mencapai tiga kali lebih cepat dibandingkan pertumbuhan permintaan energi secara keseluruhan.

“Pertumbuhan sektor listrik kini mendominasi segalanya,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

43 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.