Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Kota Tangerang Ajak Ibu Hamil Rutin ANC dan Manfaatkan USG Gratis untuk Cegah Stunting.

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 10:56 WIB | Oleh:
Dinkes Kota Tangerang Ajak Ibu Hamil Rutin ANC dan Manfaatkan USG Gratis untuk Cegah Stunting. Doc: Antara Foto
Ket. Layanan USG gratis di Faskes Pemerintah Daerah Kota Tangerang bagi ibu hamil dalam upaya menekan kasus stunting dan pelayanan prima.

Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengajak ibu hamil untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan atau antenatal care secara rutin, termasuk pemeriksaan USG gratis di fasilitas kesehatan pemerintah sebagai upaya pencegahan stunting.   

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni, di Tangerang, Jumat mengatakan kesehatan ibu hamil menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah stunting. Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang menjamin akses layanan kesehatan yang mudah dan tanpa biaya bagi ibu hamil.

"Seluruh ibu hamil harus melakukan pemeriksaan antenatal atau pemeriksaan kehamilan di fasilitas kesehatan. Minimal enam kali selama masa kehamilan dan seluruh layanan tersebut diupayakan gratis oleh pemerintah," kata dia dalam keterangannya. 

Dini menjelaskan, pemeriksaan kehamilan secara berkala bertujuan untuk memantau kondisi ibu dan janin sejak dini, sekaligus mendeteksi berbagai risiko yang dapat memengaruhi tumbuh kembang bayi saat lahir. 

Selain pemeriksaan rutin, setiap ibu hamil juga berhak mendapatkan layanan USG minimal dua kali oleh dokter yang telah memiliki kompetensi pemeriksaan ultrasonografi.  

"Antenatal care enam kali, dua kali di antaranya USG selama kehamilan, yang dilakukan untuk melihat perkembangan janin, mendeteksi kemungkinan kelainan, serta mengidentifikasi risiko tinggi sejak awal sehingga dapat segera ditangani," katanya menjelaskan.

Pemerintah Kota Tangerang berupaya memastikan ibu hamil berada dalam kondisi sehat dan janin mendapatkan asupan gizi yang optimal selama masa kandungan.

"Kita jaga supaya janin yang dikandung dalam kondisi sehat, tidak berpotensi mengalami gizi kurang maupun gizi buruk. Di sisi lain, kesehatan ibunya juga harus terjaga agar terhindar dari berbagai komplikasi selama kehamilan maupun persalinan," katanya.

Ia menambahkan, petugas kesehatan juga melakukan pemantauan terhadap kondisi ibu hamil yang berisiko mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) maupun anemia. Jika ditemukan kondisi tersebut, pemerintah akan memberikan intervensi berupa edukasi gizi dan bantuan makanan tambahan.

"Ibu hamil jangan ragu memanfaatkan fasilitas kesehatan yang sudah disediakan pemerintah. Datang ke posyandu maupun puskesmas karena seluruh layanan ini bertujuan menjaga kesehatan ibu dan bayi sejak dini," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

3 jam lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

4 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.