Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Modal Asing masih Selektif Masuk ke Pasar RI

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 00:43 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sementara itu, pengamat ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Achmad Maruf menilai penguatan nilai tukar rupiah dan penurunan imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) berpotensi menjadi katalis positif bagi pasar saham Indonesia.

Kedua faktor tersebut jelasnya dapat menurunkan persepsi risiko Indonesia di mata investor sehingga mendukung penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Maruf menjelaskan investor global umumnya menjadikan stabilitas nilai tukar dan pergerakan yield obligasi pemerintah sebagai indikator penting dalam menilai tingkat risiko suatu negara.

Ketika rupiah menguat dan yield SBN menurun, investor melihat kondisi ekonomi dan keuangan yang lebih stabil sehingga minat untuk menempatkan dana di pasar domestik cenderung meningkat.

“Penurunan yield SBN dan penguatan rupiah merupakan sinyal positif karena menunjukkan membaiknya persepsi pasar terhadap risiko Indonesia.

Kondisi ini dapat mendorong masuknya aliran modal ke pasar keuangan, termasuk pasar saham,” kata Maruf di Yogyakarta, Rabu (18/6).

Meski demikian, ia menilai keberlanjutan tren penguatan IHSG tidak hanya ditentukan oleh faktor pasar keuangan semata.

Menurut dia, investor juga memperhatikan berbagai indikator fundamental seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, kondisi fiskal pemerintah, iklim investasi, serta prospek dunia usaha dalam jangka menengah dan panjang.

“Penguatan IHSG akan lebih berkelanjutan apabila dibarengi perbaikan indikator-indikator ekonomi riil,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.