Jobstreet by SEEK Ungkap 5 Pelajaran Karier dan Kepemimpinan untuk Profesional HR
📅 Kamis, 18 Jun 2026, 17:20 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Jobstreet by SEEK menyoroti sejumlah pelajaran penting mengenai pengembangan karier dan kepemimpinan yang relevan bagi profesional sumber daya manusia (HR), manajer muda, hingga pencari kerja. Insight tersebut disampaikan dalam episode ketiga podcast Power Talks yang menghadirkan praktisi HR, Suryo Sasono, sebagai narasumber.
Dalam diskusi tersebut, Suryo membagikan pengalaman dan pandangannya mengenai faktor-faktor yang berperan dalam membangun karier berkelanjutan di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. Setidaknya terdapat lima pelajaran utama yang dinilai penting bagi para profesional maupun perusahaan dalam membangun kapabilitas jangka panjang.
1. Karier Dibangun Melalui Konsistensi
Suryo menilai perjalanan karier tidak dapat dipandang sebagai perlombaan jarak pendek yang mengutamakan hasil instan. Menurutnya, pencapaian profesional merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun melalui disiplin, kerja keras, serta kemauan belajar secara berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa pertumbuhan karier yang sehat berasal dari kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten dalam jangka waktu lama. Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan mengejar percepatan karier tanpa fondasi yang kuat.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Pola Pikir Sistematis Membantu Fungsi HR
Latar belakang pendidikan teknik yang dimiliki Suryo turut membentuk cara pandangnya dalam menyelesaikan persoalan organisasi. Ia mengaku terbiasa melihat masalah secara terstruktur dengan memetakan hambatan dan mencari solusi yang lebih efisien.
Dalam konteks pengelolaan sumber daya manusia, pola pikir sistematis dianggap penting agar fungsi HR tidak hanya berfokus pada administrasi dan kebijakan, tetapi juga mampu memberikan solusi yang terukur bagi kebutuhan bisnis.
Sebaiknya Anda baca juga:
3. Pemahaman Bisnis Memperkuat Peran Strategis HR
Salah satu pengalaman yang memberikan dampak besar dalam perjalanan karier Suryo adalah kesempatan memahami perspektif bisnis secara lebih mendalam. Pengalaman tersebut membuatnya menyadari bahwa HR perlu memahami target perusahaan dan kebutuhan para pemimpin lintas fungsi.
Dengan memahami bahasa bisnis, HR dapat berkontribusi lebih strategis dalam proses pengambilan keputusan. Peran HR pun tidak lagi sekadar menjadi fungsi pendukung, melainkan bagian penting dalam mendorong pertumbuhan organisasi.
4. Pemimpin Perlu Mengedepankan Sikap Rendah Hati
Suryo juga menyoroti pentingnya prinsip empty glass ketika memasuki lingkungan kerja atau organisasi baru. Menurutnya, seorang pemimpin perlu mendengarkan, memahami konteks, serta mempelajari dinamika internal sebelum melakukan perubahan.
Pendekatan tersebut membantu memastikan bahwa transformasi yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi. Selain itu, perubahan yang dibangun berdasarkan pemahaman mendalam cenderung lebih berkelanjutan dan diterima oleh seluruh pihak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!