Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harus Ada Expired Day untuk Makanan Bergizi Gratis, Itu Syarat dari Pemkab Berikut

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 12:06 WIB | Oleh:
Harus Ada Expired Day untuk Makanan Bergizi Gratis, Itu Syarat dari Pemkab Berikut Doc: ist
Ket. mesti ada batas kedaluwarsa

BATANG – Tak mau generasi mudanya melemah gara-gara terus keracunan makan bergizi gratis, maka Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah mensyaratkan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencantumkan batas waktu layak konsumsi sebagai upaya mencegah terjadinya keracunan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudibyo di Batang, Jumat, mengatakan bahwa pencantuman batas waktu ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan ketahanan sajian sebelum makanan Program MBG ini dikonsumsi oleh penerima.

"Langkah ini kami nilai penting agar penerima bantuan mengetahui batas aman mengonsumsi makanan tersebut. Kalau saran saya, sebaiknya iya, sehingga siswa, guru, atau siapa pun yang mendapatkan MBG tahu bahwa makanan itu masih aman," katanya.

Pada kesempatan itu, ia mengatakan pihak sekolah harus memegang peranan penting dalam mendukung keberlangsungan program pemerintah ini.

Jika saat ini, kata dia, mungkin ada sebagian masyarakat yang menolak Program Makan Bergizi Gratis, karena mereka masih trauma dengan dugaan kasus keracunan belum lama ini.

"Akan tetapi, kami meminta agar penolakan Program MBG tidak datang dari pihak institusi pendidikan. Jika ada wali murid yang berkeberatan, mekanisme penolakan telah disiapkan melalui koordinator wilayah," katanya.

Bambang mengatakan penolakan dari pihak orang tua murid wajib disertai dengan dokumen resmi agar pendistribusian porsi dapat disesuaikan.

Guna menjaga keamanan dan keselamatan para siswa penerima manfaat, kata dia, siswa dan guru lebih waspada terhadap kondisi makanan yang diterima.

"Program MBG manfaatnya positif, kami minta sekolah jangan menolak dan kalau memang dirasa pada saat menerima makanan itu mencurigakan atau kurang layak, ya jangan dimakan, tetapi jangan dibawa pulang, kembalikan saja," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.