Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Gorontalo Utara Awasi Pangkalan Elpiji 3 Kg yang Diduga Jual di Atas HET

30 Selasa, 16 Jun 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Gorontalo Utara Awasi Pangkalan Elpiji 3 Kg yang Diduga Jual di Atas HET Pemkab Gorontalo Utara Awasi Pangkalan Elpiji 3 Kg yang Diduga Jual di Atas HET Doc: Antara
Ket. Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Pemkab Gorontalo Utara Mohammad Fader Zubedi memberikan keterangan di Gorontalo, Senin (15/6).

Gorontalo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) mengawasi pangkalan elpiji terutama yang menaikkan harga secara sepihak sehingga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk elpiji subsidi tiga kilo gram.

"Kami banyak menerima informasi tentang dugaan pangkalan yang menaikkan harga elpiji bersubsidi ukuran tiga kilo gram. Monitoring dan evaluasi di lapangan segera kita lakukan untuk menertibkan pangkalan terduga nakal," kata Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Pemkab Gorontalo Utara Mohammad Fader Zubedi di Gorontalo, Senin (15/6).

Menurut dia, ada 310 pangkalan tersebar di 11 kecamatan di daerah itu, termasuk yang ada di wilayah kepulauan.

"Seluruh pangkalan kami monitor dan evaluasi terkait pelayanan dalam menyalurkan elpiji bersubsidi. Monitoring dan evaluasi dilakukan bekerja sama dengan pihak kecamatan dan desa,, serta aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas," katanya.

Sebelumnya pihaknya telah melakukan rapat bersama dengan dua agen penyalur elpiji bersubsidi di daerah itu.

Ini dilakukan dalam rangka menertibkan pendistribusian elpiji bersubsidi agar disalurkan benar-benar sesuai sasaran.

HET elpiji bersubsidi di Kecamatan Kwandang Rp20 ribu per tabung, wilayah kepulauan baik Kecamatan Ponelo Kepulauan maupun Desa Dudepo di Kecamatan Anggrek Rp23 ribu, sementara di wilayah timur di Kecamatan Atinggola dan Gentuma Rp22 ribu dan wilayah barat di Kecamatan Tolinggula dan Biau Rp22 ribu.

Jika ada pangkalan yang menaikkan harga, agar masyarakat segera melaporkan didukung fakta di lapangan.

Ia memastikan penyaluran elpiji bersubsidi di daerah itu sesuai kuota sehingga seharusnya tidak ada kesulitan bagi masyarakat sasaran untuk mendapatkannya.

"Kesulitan ataupun kelangkaan harusnya tidak ada, mengingat distribusi per bulan untuk setiap minggu penyaluran berlangsung sesuai kuota bagi daerah ini," katanya.

Tindakan pengendalian pun segera dilakukan dengan menerbitkan instruksi, untuk menyelesaikan secara keseluruhan agar penyelesaiannya tidak parsial atau hanya per pangkalan.

Pengendalian diharapkan segera menertibkan penjualan di atas HET, distribusi elpiji subsidi yang tidak tepat sasaran dan dugaan penimbunan yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab.

Khusus wilayah Gorontalo Utara terdapat dua agen penyalur untuk 310 pangkalan, masing-masing mendapat kuota 45 ribu Metrik Ton (MT) per bulan dan 39 ribu MT per bulan.

Kuota ini sudah sesuai kebutuhan masyarakat sasaran, sehingga tindakan pengendalian akan dilakukan dalam rangka menertibkan dugaan-dugaan penyimpangan di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rakornas penanganan karhutla bersama BPGMN

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Rakornas penanganan karhutl...
Ekonomi
Di Kuartal III, GoTo Kembal...

Aksi Kamisan ke-931 di Jakarta

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-931 di Jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.