Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenkes Targetkan Nol Kematian DBD pada 2030

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 18:40 WIB | Oleh:
Kemenkes Targetkan Nol Kematian DBD pada 2030 Doc: Tangkapan layar Kemenkes
Ket. Direktur Penyakit Menular Kemenkes, Prima Yosephine

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sebanyak 39.672 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi di Indonesia hingga Mei 2026. Dari jumlah tersebut, 105 orang dilaporkan meninggal dunia.

Direktur Penyakit Menular Kemenkes, Prima Yosephine, mengatakan tingginya kasus dan kematian DBD mendorong pemerintah memperkuat deteksi dini hingga pengendalian terpadu. Prima Yosephine mengatakan Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan beban kasus dengue terbesar di dunia.

“Indonesia kita lihat di sini adalah negara dengan kasus dengue nomor dua terbesar di dunia. Dan kalau kita lihat di regional Asia Tenggara, maka kita yang paling besar,” kata Prima Yosephine dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (16/6).

Berdasarkan data Kemenkes, Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah kasus tertinggi sepanjang 2026. Tercatat lebih dari 9.000 kasus dengan 36 kematian terjadi di wilayah tersebut.

Prima menjelaskan Indonesia menyumbang sekitar tiga persen dari total kasus dengue global. Namun, kontribusi kematian akibat penyakit tersebut mencapai 17 persen dari total kematian dengue di dunia.

“Dalam Rencana Aksi Nasional Pengendalian Demam Dengue Tahun 2026-2029, kami dari Kementerian Kesehatan menuangkan empat strategi utama dalam pengendalian dengue. Yang pertama adalah kita harus memperkuat deteksi dini dan diagnosisnya,” ujar dia.

Pemerintah memperkuat tata laksana pasien, pencegahan, surveilans, serta respons cepat untuk menekan kasus dengue nasional. Prima mengatakan strategi tersebut didukung tata kelola, pembiayaan, kemitraan, riset, data, dan inovasi kesehatan.

Outcome yang kita harapkan adalah kita bisa mencapai nanti zero death di tahun 2030. Kemudian kita akan bisa menekan atau menurunkan kasus dengue 25 persen di tahun 2030 dibandingkan keadaan tahun 2021,” ucap dia.

Oleh karena itu, Kemenkes menargetkan angka kematian akibat DBD dapat ditekan hingga nol kasus pada 2030 melalui RAN Dengue. Selain itu, kasus dengue ditargetkan turun 25 persen pada 2030 dibandingkan kondisi nasional tahun 2021. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
El Nino Bisa Ancam Pangan d...
Megapolitan
Dinkes Tangsel Berhasil Per...
Rona
Malam Ini Maliq & D'Essenti...
Nasional
Kemenkes Catat Puluhan Ribu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
HUT Jakarta ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum 27-28 Juni 2026

HUT Jakarta ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum 27-28 Juni 2026

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.