Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

HUT Ke-81 RI, ASN Banyuwangi Daftarkan 1.144 Pekerja Informal ke BPJS Ketenagakerjaan

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 03:05 WIB | Oleh:
HUT Ke-81 RI, ASN Banyuwangi Daftarkan 1.144 Pekerja Informal ke BPJS Ketenagakerjaan Doc: ANTARA/HO-Pemkab Banyuwangi
Ket. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan secara simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal di Banyuwangi, Jawa Timur. Senin (17/8).

BANYUWANGI - Gerakan sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Berbagi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendaftarkan sebanyak 1.144 pekerja informal ke dalam kepesertaan perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan

(BPJS-TK), Senin (17/8).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gerakan Sosial ASN telah mendaftarkan sebanyak 1.144 orang pekerja informal dari target 5.000 peserta.

"Para penerima BPJS Ketenagakerjaan tersebut di antaranya buruh tani, pedagang kecil, nelayan, penjual sayur itu merupakan warga yang masuk desil 1-3 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial," katanya di Banyuwangi, Senin.

Dengan terdaftarnya pekerja informal di BPJS Ketenagakerjaan, lanjut dia, peserta mendapatkan jaminan pengobatan rawat jalan dan inap, santunan kematian, dan cacat akibat risiko kerja.

Menurut Bupati Ipuk, ASN Berbagi merupakan gerakan sosial yang telah berjalan secara konsisten sejak dua tahun terakhir sebagai bentuk kepedulian bersama.

"Ini adalah gerakan rutin yang telah kami lakukan bersama-sama sejak 2024, dan kami dorong ASN untuk terus melakukan aksi sosial, berbagi rezeki untuk meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu," tutur dia.

Selama ini, ASN Berbagi menyumbangkan banyak program, seperti pembagian ribuan sembako kepada warga pra-sejahtera yang dibeli dari warung rakyat,pembagian ratusan alat bantu mobilitas seperti kursi roda, hingga bantuan peralatan sekolah untuk siswa kurang mampu.

Program ini juga mendapatkan banyak dukungan dari lintas sektor. Seperti kepolisian, TNI, BUMN, BUMD, para pengusaha hingga organisasi profesi di kabupaten ujung timur Pulau itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.