Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Preview Qatar vs Swiss: Pembuktian sang Juara Asia saat Hadapi Kepercayaan Tinggi 'The Nati'

📅 Sabtu, 13 Jun 2026, 06:11 WIB | Oleh:

Afif yang kini berusia 29 tahun dan delapan pemain Qatar lain dalam tim yang mengalahkan Swiss pada 14 November 2018, akan turun lagi dalam Piala Dunia 2026.

Lopetegui kemungkinan menurunkan hampir semua dari kesembilan pemain itu sebagai starter melawan Swiss.

Murat Yakin sendiri masih melibatkan tujuh pemain yang dikalahkan Qatar itu, dalam daftar 26 pemain Swiss yang dibawa ke Amerika Utara.

Dua di antara mereka adalah nama yang sangat akrab di telinga publik sepak bola, yakni kapten Granit Xhaka dan gelandang Remo Frueler.

Xhaka dan Frueler akan berusaha membalas kekalahan dari Qatar pada November 2018 itu, terlebih sejak dikalahkan 0-5 oleh Jerman pada Piala Dunia 1966, Swiss tak pernah kalah dalam setiap pertandingan pertamanya pada putaran final Piala Dunia. Ini catatan yang akan dijaga keras oleh Xhaka cs.

Swiss juga memiliki bomber yang bisa merusak mimpi Qatar, pada diri Breel Embolo. Striker Rennes ini adalah top skor Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa.

Embolo juga salah satu dari lima pemain Eropa yang mencetak lebih dari satu gol dalam Piala Dunia 2022 dan Euro 2024, selain Harry Kane, Kai Havertz, Niclas Fullkrug dan Cody Gakpo.

Embolo yang sudah mencetak 24 gol untuk timnas Swiss dan selalu mencetak gol dalam tiga dari enam laga terakhir Swiss, kemungkinan menjadi starter di sepertiga terakhir The Nati.

Xhaka dan Freuler tetap menjadi simpul ganda permainan Swiss, sedangkan bek Manchester City Manuel Akanji akan memimpin lini belakang dalam formasi kesukaan Murat Yakin, 4-2-3-1.

Sedangkan di ujung lain lapangan, Lopetegui akan mempercayakan Afif guna membentuk trisula serangan bersama Edmilson Junior dan Almoez Ali, dalam formasi favorit Lopetegui, 4-3-3.

Dengan 12 golnya, Ali adalah pencetak gol terbanyak babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Sedangkan Afif menciptakan 11 assist sehingga menjadi pemain Qatar yang terbanyak memberikan assist dalam 16 laga terakhir.

Namun, walau memiliki lini serang seeksplosif itu, Qatar sepertinya akan menjadi pihak yang lebih kesulitan menciptakan peluang dan menguasai lapangan, ketimbang Swiss yang memiliki kekuatan merata di semua departemen dan lebih akrab dengan atmosfer kompetisi Piala Dunia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

31 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.