Mencari Suasana Asri? Dua Desa di Lombok Barat Ini Jadi Buruan Turis Mancanegara
📅 Jumat, 31 Jul 2026, 21:00 WIB | Oleh: Tim PenulisMATARAM – Kalau berkunjung ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), jangan hanya terpaku pada pantainya. Di bagian utara Kabupaten Lombok Barat, ada Desa Mambalan dan Desa Kekeri yang kini mulai mencuri perhatian wisatawan mancanegara.
Hamparan sawah hijau, suasana perkampungan yang masih asri, serta kehidupan masyarakat yang berjalan alami menjadi daya tarik tersendiri.
Bagi banyak wisatawan asing, dua desa ini menawarkan pengalaman berbeda—menikmati sisi Lombok yang tenang, autentik, dan jauh dari hiruk-pikuk destinasi wisata yang lebih ramai.
Kepala Desa Mambalan Sayid Abdollah Alkaff di Lombok Barat, Jumat (31/7), menyampaikan bahwa desanya kerap menawarkan program bersepeda dalam memanjakan para wisatawan asing yang datang berkunjung.
"Sepertinya, wisata pedesaan yang berbasis masyarakat kini menjadi salah satu tujuan wisatawan asing datang ke daerah kami," kata Sayid Abdollah Alkaff yang akrab dengan sapaan Apink tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia tidak memungkiri program bersepeda yang menempuh jalur perkampungan Desa Mambalan menuju kawasan persawahan di Desa Kekeri ini cukup menarik minat wisatawan asing.
"Hampir setiap hari jalur melintasi perkampungan Desa Mambalan menuju persawahan di Desa Kekeri kian ramai pengunjung," ucapnya.
Apink menyampaikan bahwa program bersepeda yang menjadi salah satu inovasi Desa Mambalan ini sudah berjalan sejak 2022. Banyak pesepeda lokal maupun mancanegara yang menikmati program ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kalau dihitung sejak 2022 lalu, ratusan wisatawan asing yang datang dengan kapal pesiar memang kerap memilih Desa Mambalan sebagai salah satu destinasi unggulan," ujarnya.
Keunikan landscape Desa Mambalan dan Kekeri menjadi alasan dipilihnya program yang kini mendapat label A Walk Through Mambalan tersebut.
"Nah, jalur melintasi Mambalan itulah yang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu asing penggemar olahraga sepeda," katanya.
Apink menyampaikan, para wisatawan asing penggemar sepeda cross country ini didominasi oleh para lansia. Selain itu, ada juga wisatawan muda yang memilih paket bersepeda ini bersama orang tuanya.
"Seperti para wisatawan asing yang datang kali ini, ada tiga rombongan dari negara berbeda. Ada para lansia dari Belanda, ada rombongan keluarga dari Spanyol dan Jerman," ucapnya.
Salah satu spot foto seru yang biasanya mendapat respons heboh dari para wisatawan adalah jembatan gantung yang menghubungkan Desa Mambalan dan Desa Kekeri.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!