Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpotensi 'Technical Rebound', 11 Mei 2026

📅 Senin, 11 Mei 2026, 07:00 WIB | Oleh:
Berpotensi 'Technical Rebound', 11 Mei 2026 Doc: istimewa

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), hari ini (11/5), diperkirakan berbalik menguat dari akhir pekan lalu meskipun bersifat terbatas. Pelaku pasar tetap men­cermati sentimen global, mulai dari arah suku bunga Ame­rika Serikat (AS), pergerakan harga komoditas, hingga dinamika geopolitik yang masih membayangi pasar keuangan.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicak­sana melihat adanya potensi technical re­bound pada IHSG setelah terjadi tekanan pada Jumat pekan lalu. Herditya memproyeksikan IHSG dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (11/5), bergerak menguat ter­batas dengan level support di 6.946 dan resistance di 7.049.

Sepanjang 2026, IHSG hingga penutupan perdagang­an pada 8 Mei terkoreksi 1.677,54 poin atau sekitar 19,40 persen dari akhir tahun 2025. IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Jumat (8/5), ditutup melemah 204,9 poin atau 2,86 persen ke level 6.969,40.

Herditya mengatakan koreksi IHSG sejalan dengan pe­lemahan mayoritas bursa global di tengah sentimen eks­ternal dan tekanan pada saham-saham berbasis tambang. “Ini sejalan dengan mayoritas bursa global dan regional Asia yang terkoreksi, di mana hal ini disebabkan oleh pe­rundingan AS dan Iran yang belum menemukan jalan ten­gahnya, dan kalau dilihat nilai tukar rupiah terhadap dollar AS juga kembali melemah,” ujarnya di Jakarta.

Herditya menerangkan, secara teknikal IHSG memang masih memiliki potensi melanjutkan pelemahan. Selain faktor global, tekanan terbesar juga datang dari emiten ber­basis metal mining setelah munculnya usulan kenaikan ro­yalti minerba oleh pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Luar Negeri
Sekjen Desak Pengaturan “...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.