Kemitraan Inklusif Buka Peluang Ekonomi Baru bagi Masyarakat Desa
📅 Sabtu, 13 Jun 2026, 19:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi“Kami mengapresiasi inisiatif yang mempertemukan pemerintah, perusahaan, koperasi, dan masyarakat dalam satu ruang yang konstruktif. Pengembangan masyarakat memerlukan koordinasi dan tanggung jawab bersama, terutama ketika berkaitan dengan peluang ekonomi desa dan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap Hari Kerja Sama dapat memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dan mendukung pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kutai Kartanegara,” ujar Akhmad Taufik Hidayat, Asisten Pemerintahan dan Kesra.
Dr Bremen Yong, Group Chief Sustainability Officer REA, menegaskan bahwa keberlanjutan berarti menciptakan nilai jangka panjang melalui kolaborasi dan tanggung jawab bersama. “Hari Kerja Sama menyatukan pendekatan ini dengan memperkuat dialog bersama masyarakat dan pemerintah, mendukung peluang ekonomi desa, mendorong inklusivitas petani swadaya, serta mengapresiasi kemajuan seperti keanggotaan RSPO Koperasi Gotong Royong.”
Hari Kerja Sama 2026 menegaskan kembali komitmen REA untuk membangun kemitraan jangka panjang dengan masyarakat melalui pembangunan kolaboratif, penghidupan berkelanjutan, dan peluang ekonomi yang inklusif bagi masyarakat lokal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!