Rektor UI: Masih Banyak PR Pendidikan yang Harus Diselesaikan
📅 Senin, 17 Agu 2026, 13:46 WIB | Oleh: Tim PenulisDEPOK – Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Heri Hermansyah mengatakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih menyisakan banyak pekerjaan rumah (PR) bidang pendidikan yang harus diselesaikan.
"Setidaknya ada tiga persoalan utama yang harus segera di selesaikan," katanya usai Upacara HUT RI di Kampus UI Depok, Senin(17/8).
Heri mengatakan yang pertama akses memasuki perguruan tinggi untuk anak bangsa dengan biaya yang terjangkau bahkan kalau memungkinkan bisa gratis dan mendapatkan beasiswa.
Untuk masuk ke perguruan tinggi itu memerlukan tidak hanya bakat yang baik, tapi juga perlu latihan belajar yang sistemik. Kemudian mereka mau memasuki universitas terbaik dan mendapatkan beasiswa, sehingga bisa mengcover biaya pendidikannya dengan gratis.
Kedua perlu meningkatkan kapabilitas dari para dosen dan semua yang bekerja di universitas, sehingga tidak ketinggalan dengan universitas lain. Jadi perlu bergerak sehingga para dosen ini memiliki spesifikasi yang sama dengan universitas terkemuka lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kapasitas SDM ini sangat terkait dengan kekuatan riset dan development (R&D) di berbagai universitas di Indonesia," jelasnya.
Ia mengatakan R&D di berbagai universitas Indonesia ini masih tertinggal dibandingkan universitas terkemuka luar negeri.
"Dan dari situlah kedaulatan teknologi akan menuju kepada kemandirian," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Heri mencontohkan Iran yang mampu mandiri dan bertahan sampai saat ini karena memiliki kedaulatan teknologi. Kedaulatan teknologi diawali dari R&D.
Ketiga, kata rektor, adalah kesejahteraan. "Bagaimana mau bicara universitas kelas dunia sementara kesejahteraan dari dosen masih jauh," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!