Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Lagi Bergantung BBM, 20 Persen Pertanian Sidrap Pakai Listrik untuk Irigasi

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 21:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Lagi Bergantung BBM, 20 Persen Pertanian Sidrap Pakai Listrik untuk Irigasi Doc: ANTARA/HO-Humas Kementan
Ket. Petugas PLN berjalan di sekitar areal persawahan.

MAKASSAR – Pompanisasi merupakan strategi peningkatan produktivitas pertanian melalui penyediaan dan optimalisasi pompa air untuk menjamin ketersediaan irigasi, terutama di wilayah yang rentan mengalami kekeringan atau memiliki keterbatasan jaringan irigasi teknis.

Program ini berperan penting dalam menjaga kontinuitas musim tanam, meningkatkan indeks pertanaman, serta mengurangi risiko gagal panen akibat gangguan pasokan air.

Dari perspektif ketahanan pangan, pompanisasi dapat memperkuat kapasitas produksi pertanian nasional, meski efektivitasnya tetap bergantung pada ketersediaan sumber air, biaya operasional, serta pengelolaan infrastruktur yang berkelanjutan.

PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melalui UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Parepare, Sulawesi Selatan mencatat sekitar 20 persen dari total 51.392 hektar area pertanian di Kabupaten Sidrap telah menggunakan listrik PLN untuk pompanisasi.

Aliran listrik PLN ini merupakan bagian dari Program Electrifying Agriculture (EA) yang mengajak masyarakat untuk memanfaatkan energi listrik dalam melakukan kegiatan produktif di sektor pertanian dan peternakan demi meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, serta kesejahteraan masyarakat.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana DTPHP Sidrap Anju Saleh di Sidrap, Jumat (12/6), menyebut sebanyak 24.000 hektar area persawahan di Kabupaten Sidrap disiapkan untuk program EA PLN yang merupakan kategori sawah tadah hujan dan pompanisasi.

"Sampai saat ini, baru sekitar 20 persen untuk total lahan sawah Sidrap yang menggunakan energi listrik. Sarana-prasarananya sedang disiapkan pihak PLN UP3 Parepare," kata dia.

Kabupaten Sidrap dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Di daerah ini, pemanfaatan listrik mendukung Program Optimalisasi Lahan dan Listrik Masuk Sawah yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang.

Salah satu implementasi Program EA PLN telah terealisasi di kawasan persawahan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Duampanua, Desa Baranti, Kabupaten Sidrap.

Kawasan ini telah menggunakan listrik untuk pengoperasian pompa irigasi untuk lahan pertaniannya. Kawasan persawahan tersebut memiliki luas kurang lebih 1.750 hektare.

Hingga saat ini, 11 titik pompa telah beroperasi menggunakan listrik sejak April 2026.

Ketua Gapoktan Duampanua Ruslan mengungkapkan bahwa penggunaan listrik telah memberikan manfaat terhadap kegiatan usaha tani masyarakat. Sebelum menggunakan listrik, pompa air dioperasikan dengan mengandalkan bahan bakar gas dan diesel yang membutuhkan biaya relatif tinggi.

Sementara untuk mengoperasikan pompa, dalam sehari diperlukan sebanyak tiga tabung LPG tiga kilogram dengan harga sekitar Rp25 ribu per tabung dengan total Rp75 ribu per hari, yang berarti menghabiskan Rp2,25 juta per bulannya.

Setelah beralih menggunakan listrik, rata-rata konsumsi energi pompa sekitar 250 kWh per bulan, dengan biaya hanya Rp270 ribu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Megapolitan
Jelang Kirab HUT RI Ke-81, ...
Megapolitan
Amankan HUT RI di Jakarta, ...
Megapolitan
Tak Main-Main! 13.859 Perso...
Megapolitan
Jangan Salah Datang! SIM Ke...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.