Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 16:42 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung menjajaki peluang kolaborasi di bidang kebudayaan dan industri kreatif bersama Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia dalam pertemuan antara Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, di Bandung, Kamis (11/6).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara Kota Bandung dan Prancis, khususnya di bidang ekonomi, budaya, dan akademis.

“Pengembangan kerja sama dengan Kota Bandung menjadi salah satu prioritas Prancis, terutama pada ketiga bidang tersebut. Kehadiran Institut Français Indonesia (IFI) di Bandung juga dinilai memiliki peran penting dalam mendukung penguatan hubungan kedua pihak,” ungkap Kedutaan Besar Prancis dalam keterangan resminya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bandung dan delegasi Kedutaan Besar Prancis membahas potensi penguatan kerja sama kebudayaan yang sejalan dengan identitas Kota Bandung sebagai bagian dari jejaring UNESCO City of Design.

Kerja sama diarahkan pada penyelenggaraan berbagai kegiatan budaya yang dapat mempererat hubungan masyarakat kedua negara sekaligus memperkaya ekosistem kebudayaan di Kota Bandung.

Sejumlah peluang kolaborasi yang diidentifikasi antara lain penyelenggaraan pameran sejarah, festival budaya, pertukaran seniman, pameran seni dan desain, serta berbagai program kebudayaan lainnya yang melibatkan Pemerintah Kota Bandung, Institut Français Indonesia (IFI), komunitas seni, dan pemangku kepentingan terkait.

Selain bidang kebudayaan, kedua pihak juga membahas pengembangan sektor ekonomi kreatif yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui kerja sama internasional. Bandung yang memiliki ekosistem kreatif yang kuat dinilai relevan untuk berkolaborasi dengan berbagai program yang dimiliki Prancis.

Potensi kerja sama tersebut difokuskan pada sejumlah subsektor strategis, seperti desain, fesyen, film, animasi, musik, dan subsektor kreatif lainnya. Kolaborasi dapat diwujudkan melalui program pertukaran pengetahuan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan jejaring antara pelaku kreatif dari kedua pihak.

Delegasi Kedutaan Besar Prancis dan Institut Français Indonesia juga menjajaki kemungkinan penyelenggaraan kegiatan business matching dan forum kolaborasi yang mempertemukan pelaku industri kreatif, akademisi, komunitas, dan dunia usaha.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai proyek kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kota Bandung dan Kedutaan Besar Prancis sepakat untuk mengidentifikasi program-program prioritas yang dapat segera ditindaklanjuti, khususnya yang melibatkan komunitas seni, pelaku ekonomi kreatif, institusi pendidikan, serta masyarakat Kota Bandung. ils/-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Olahraga
Harry Kane Masuk Persaingan...
Advertisement
Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.