Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Bina Marga Resmikan JAK Buka Tutup Pertama di Jakarta

📅 Jumat, 15 Agu 2025, 14:50 WIB | Oleh:
Dinas Bina Marga Resmikan JAK Buka Tutup Pertama di Jakarta Doc: Andri Widiyanto

JAKARTA - Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo meresmikan Jembatan Antar Kampung (JAK) Angkat Mulia yang menghubungkan Jalan Gandaria 1, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru dengan Gang Mulia, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Heru mengatakan, JAK yang dibangun oleh Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan ini mengaplikasikan kemutakhiran teknologi karena bisa dibuka dan ditutup.

"Ini JAK pertama yang bisa dibuka dan ditutup yang dibangun di Jakarta," ujar dia, Jumat (15/8).

Heru menjelaskan, penggunaan teknologi pada JAK sepanjang sembilan meter dengan lebar 1,5 meter tersebut akan memudahkan pada saat ada pekerjaan di bawahnya, baik itu pembersihan kali, dan lain sebagainya.

Menurut dia, pembangunan JAK tersebut  merupakan usulan warga karena merasa jembatan sebelumnya sudah sangat tidak layak dan dapat membahayakan. Bahkan, beberapa bagian jembatan bergoyang saat dilintasi kendaraan.

"Pembangunan jembatan ini dikerjakan dalam waktu tiga bulan, dimulai Juni 2025 lalu dengan melibatkan tutur dia.

Heru menambahkan, dalam pengoperasiannya, JAK ini dilakukan dengan sistem katrol manual. Namun, untuk mempersingkat waktu buka dan tutupnya, sudah disiapkan juga alat bor mesin yang dapat digunakan.

Ia berharap, JAK Angkat Mulia di Jakarta Selatan yang bisa dibuka dan ditutup ini akan menjadi contoh pembangunan bertaraf kota global yang dapat dicontoh oleh wilayah lain, khususnya di DKI Jakarta.

"Saya minta kepada warga untuk sama-sama mengawasi dan merawat jembatan yang sudah bagus ini. Jangan sampai tangan-tangan jahil membuat jembatan ini nantinya tidak berfungsi dengan baik," beber dia.

Sementara itu, Ketua RT 01/05, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Anwar Hamid mengucapkan rasa syukur dan berterima kasih karena JAK yang dinantikan sudah selesai dikerjakan. Sehingga, membuat warga dapat kembali beraktivitas normal.

"Kalau dari sosialisasinya kemarin kan dibangun dari Juni sampai September 2025. Alhamdulillah, malah selesai lebih cepat serta terlihat sangat bagus dan kokoh sekali," pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.