Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PT KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara Dukung Kelancaran Logistik

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 09:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
PT KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara Dukung Kelancaran Logistik Doc: ANTARA
Ket. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengangkut 21.563.901 ton batu bara sepanjang Januari hingga Mei 2026.

JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengangkut 21.563.901 ton batu bara sepanjang Januari hingga Mei 2026 sebagai upaya mendukung kelancaran rantai pasok logistik nasional dan distribusi energi secara berkelanjutan.

"Khusus pada Mei 2026, volume batu bara yang dilayani mencapai 4.932.853 ton, menunjukkan tingginya kebutuhan distribusi komoditas tersebut melalui moda kereta api," kata Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (11/6).

Dia menyampaikan di tengah tingginya kebutuhan distribusi komoditas dalam skala besar, transportasi berbasis rel terus memainkan peran penting dalam menjaga kelancaran arus logistik nasional.

Dengan kapasitas angkut yang besar dan operasional yang terjadwal, kereta api menjadi salah satu moda yang diandalkan untuk mendukung pergerakan berbagai komoditas strategis.

Anne mengatakan angkutan batu bara merupakan salah satu layanan utama KAI yang berkontribusi terhadap kelancaran rantai pasok nasional.

“Angkutan batu bara menjadi salah satu layanan strategis KAI dalam mendukung distribusi komoditas dalam volume besar. Kami terus menjaga keandalan operasional agar pengiriman dapat berjalan sesuai kebutuhan pelanggan,” ujar Anne.

Sebagian besar layanan angkutan batu bara KAI beroperasi di wilayah Sumatera bagian selatan yang merupakan salah satu pusat produksi batu bara nasional. Melalui jaringan perkeretaapian yang terhubung dengan kawasan industri dan pelabuhan, distribusi komoditas dapat berlangsung secara lebih teratur dan efisien.

Kemampuan kereta api dalam melayani volume besar secara berkesinambungan menjadikannya bagian penting dari sistem logistik nasional. Dalam satu rangkaian perjalanan, kereta api mampu mengangkut komoditas dalam jumlah signifikan sehingga mendukung kelancaran pasokan dari wilayah produksi menuju titik distribusi.

Menurut Anne, pertumbuhan kebutuhan logistik nasional memerlukan moda transportasi yang memiliki kapasitas, keandalan, dan efisiensi yang tinggi.

Oleh karena itu, KAI terus memperkuat layanan angkutan barang sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya dukung sektor logistik nasional.

“Keunggulan transportasi rel terletak pada kapasitas dan konsistensi layanannya. KAI akan terus mengembangkan layanan angkutan barang agar mampu menjawab kebutuhan distribusi yang terus berkembang,” tutur Anne.

KAI berkomitmen menjaga kualitas layanan angkutan batu bara melalui penguatan operasional, peningkatan kapasitas, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung kelancaran distribusi komoditas strategis dan memperkuat konektivitas logistik nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Berhasil Tekan Inten...
Ekonomi
Pemerintah Mulai Berlakukan...
Daerah
Bandung Kembali Gelar Bandu...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    saat komoditi perkebunan tembus dunia
    Saatnya komoditi perkebunan tembus pasar dunia
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
  • Piala Dunia 2026: Kapten Timnas Spanyol Rodri Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik
    Preview komentar:
Putusan MK soal Kuota Internet Tak Boleh Hangus Disambut Fahira Idris, Ini 8 Rekomendasinya.

Putusan MK soal Kuota Internet Tak Boleh Hangus Disambut Fahira Idris, Ini 8 Rekomendasinya.

26 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.