AS Minta Inggris Buka Penuh Ladang Minyak Laut Utara
📅 Senin, 20 Jul 2026, 16:32 WIB | Oleh: Deri HenriawanWASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mendorong Pemerintah Inggris untuk segara memulai produksi minyak di di kawasan Laut Utara agar dapat mendongkrak perekonomian negara tersebut.
Sebelumnya, Bloomberg melaporkan bahwa Perdana Menteri Inggris Andy Burnham berencana untuk menyetujui sejumlah proyek eksploitasi minyak baru di wilayah perairan tersebut.
Burnham terpilih menjadi pemimpin baru Partai Buruh, partai penguasa di Inggris saat ini, pada Jumat lalu (17/7). Hal tersebut membuka jalannya untuk memimpin pemerintahan.
Ia dijadwalkan untuk dilantik menjadi perdana menteri baru Inggris pada Senin (20/7), menggantikan Keir Starmer yang mengundurkan diri pada 22 Juni lalu.
"Perdana Menteri baru, Andy Burnham, telah menyatakan bahwa ia akan membuka sepenuhnya (akses ke) Minyak Laut Utara yang sangat berharga!" kata Trump melalui platform media sosialnya, Truth Social.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan, wilayah tersebut merupakan salah satu sumber minyak berkualitas terbesar di dunia yang masih memiliki kapasitas produksi untuk ratusan tahun mendatang, memberikan banyak ruang untuk menemukan lokasi cadangan minyak baru.
Trump mengklaim bahwa langkah tersebut akan membawa perubahan besar bagi perekonomian Inggris.
"Hal ini akan mengubah Inggris, dari sebuah (negara yang dilanda) Bencana Kemiskinan, menjadi salah satu Negara Terkaya daripada negara manapun di Dunia!" tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trump diketahui telah berulang kali menyarankan Pemerintah Inggris untuk meningkatkan eksploitasi minyaknya di Laut Utara. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!