Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala Bapanas: SPHP Jagung Pakan Digencarkan demi Lindungi Peternak

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 07:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepala Bapanas: SPHP Jagung Pakan Digencarkan demi Lindungi Peternak Doc: ANTARA
Ket. Arsip foto - Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kanan) didampingi Wakil Menteri Pertanian Sudaryono (kiri).

JAKARTA – Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan penyaluran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung pakan terus digencarkan guna melindungi peternak serta menjaga keberlanjutan usaha peternakan nasional.

"Kami juga sudah memberikan SPHP (jagung). Itu (stok) jagung dari Bulog. Pokoknya jiwa ragaku untuk peternak petelur Indonesia," kata Amran dalam pernyataan di Jakarta, Kamis.

Produsen telur ayam ras dalam negeri dinilai membanggakan karena mampu memenuhi kebutuhan konsumsi secara nasional. Akibat produksi meningkat Indonsia dalam posisi surplus hingga menorehkan ekspor ke berbagai negara mitra.

Untuk itu, kata Amran, pemerintah sangat menaruh perhatian terhadap keberlangsungan usaha peternak telur ayam ras.

Perhatian pemerintah diberikan salah satunya berupa pelaksanaan program SPHP jagung pakan yang diemban Perum Bulog sejak 9 Mei atau tepat sebulan yang lalu.

"Aku apresiasi. Aku bangga dengan peternak petelur seluruh Indonesia mampu memenuhi kebutuhan anak bangsa. (Mencatat) surplus bahkan ekspor ke negara lain," ucap Amran.

Sebagai salah satu bukti keberpihakan, program SPHP jagung pakan untuk meringankan biaya produksi peternak telah digelontorkan dalam sebulan terakhir ini. Stok jagung pakan berasal dari Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) yang sepenuhnya bersumber dari produksi dalam negeri.

Adapun program SPHP jagung pakan tahun 2026 yang telah dimulai 9 Mei, realisasi penyalurannya sampai 8 Juni atau tepat sebulan pelaksanaan telah mencapai 34,1 ribu ton atau 16,01 persen dari target penyaluran 213,2 ribu ton.

Ia menyebutkan masih ada sisa pagu SPHP jagung pakan yang belum ada alokasi peternak penerima manfaat. Jumlahnya mencapai 28,8 ribu ton. Saat ini sisa alokasi tersebut sedang diproses bersama Kementerian Pertanian untuk memperoleh tambahan peternak penerima manfaat.

Diketahui, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 678 miliar untuk SPHP jagung pakan di tahun ini. Total alokasi penyaluran sebanyak 242 ribu ton dan dapat berlangsung hingga akhir 2026.

Sebanyak lebih dari 5 ribu peternak yang terdiri dari skala mikro, kecil, dan menengah dengan total populasi 53 juta ekor unggas pada 26 provinsi menjadi target sasaran SPHP jagung pakan tahun ini.

Untuk harga jagung pakan yang ditetapkan Bapanas antara lain Rp5.000 per kilogram (kg) dengan pengambilan di gudang Bulog dan harga maksimal di Rp5.500 per kg di tingkat peternak.

Penyaluran SPHP jagung pakan dilakukan melalui koperasi atau asosiasi kepada anggota yang telah terdaftar dalam Surat Keputusan Menteri Pertanian.

Sebelumnya, Ketua Umum Pinsar Petelur Nasional (PPN) Yudianto Yosgiarso mengucapkan apresiasi atas upaya pemerintah yang selama ini membantu peternak telur. Termasuk memperluas penyerapan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diampu Badan Gizi Nasional (BGN).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.