Hasil Diplomasi Indonesia Harus Sampai di Meja Makan Rakyat
📅 Jumat, 23 Okt 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiMenteri Luar Negeri RI menegaskan bahwa diplomasi Indonesia akan terus didorong untuk mencapai tujuan utamanya yaitu ketahanan nasional yang dampaknya langsung dirasakan rakyat.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia merupakan lembaga pemerintah yang menjadi ujung tombak diplomasi Indonesia dalam menjaga kedaulatan, memperjuangkan kepentingan nasional, serta membangun kerja sama internasional.
Peran utama dari kementerian ini meliputi menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional demi memastikan batas wilayah, perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri, serta mengawal isu strategis nasional.
Politik luar negeri bebas aktif menjadikan prinsip bebas aktif sebagai jangkar diplomasi yang tidak terikat dalam satu aliansi militer tunggal serta berorientasi pada kepentingan nasional dan kemanfaatan masyarakat.
Kementerian Luar Negeri juga berperan sebagai pilar multilateralisme dengan berperan aktif di kancah global melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kerja sama kawasan Asean, serta memperjuangkan kepentingan negara-negara Global South.
Kementerian ini pun turut mendorong peningkatan kerja sama perdagangan, investasi, pariwisata, serta merespons isu-isu strategis abad ke-21 seperti transisi hijau dan tata kelola global.
Sejak 1 Oktober 2026, Kementerian Luar Negeri Indonesia dipimpin oleh Arrmanatha Christiawan Nasir.
Untuk mengetahui secara lebih lanjut mengenai arah dan prioritas diplomasi yang akan dilaksanakan Kementerian Luar Negeri Indonesia di masa yang akan datang, wartawan Koran Jakarta, Frederikus W Sabini, merangkum pemaparan dari Menteri Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Christiawan Nasir, dalam berbagai kesempatan.
Berikut petikan wawancaranya.
Apa saja tujuan utama dari diplomasi Indonesia yang akan dorong di bawah kepemimpinan Anda?
Diplomasi Indonesia akan terus didorong untuk mencapai tujuan utamanya yaitu ketahanan nasional yang dampaknya langsung dirasakan rakyat. Ukurannya sederhana saja yaitu diplomasi harus terasa sampai di meja makan rakyat.
Kementerian Luar Negeri Indonesia akan mengedepankan diplomasi yang berpijak pada kepentingan nasional dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Pendekatan ini menjadi landasan utama politik luar negeri Indonesia di tengah situasi global yang semakin tidak menentu.
Dalam konteks ini, prioritas utama adalah ekonomi dan diplomasi Indonesia ditujukan untuk mendukung ketahanan nasional. Dalam berdiplomasi, suatu negara harus kuat terlebih dahulu secara domestik sebelum dapat mengambil peran dan berkontribusi bagi kemajuan dunia.
Dengan demikian diplomasi Indonesia dipastikan akan terus dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan nasional dengan memajukan agenda strategis kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto serta prioritas pembangunan nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!