Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Teheran Tutup Selat Hormuz

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 08:12 WIB | Oleh:

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan agar tidak kembali ke "perang skala penuh."

Dua puluh dua negara, termasuk Amerika Serikat dan negara-negara Eropa, juga memperingatkan Iran pada hari Kamis untuk berhenti menyerang orang-orang "di tanah kami."

"Upaya untuk membunuh, menculik, melecehkan, mengintimidasi, atau menyerang orang di wilayah kita, merusak kedaulatan nasional dan norma internasional. Tindakan-tindakan ini harus segera dihentikan," kata mereka dalam pernyataan bersama.

Sementara itu, Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, menolak ancaman Trump, dengan mengatakan "tidak ada kesepakatan berkelanjutan yang dapat dicapai melalui ancaman, intimidasi, atau penggunaan kekerasan."

Namun, upaya diplomasi belum sepenuhnya gagal, dengan para negosiator Qatar melakukan perjalanan ke Teheran "untuk bertemu dengan pihak Iran dalam upaya menjembatani kesenjangan yang masih ada," kata seorang diplomat yang mengetahui situasi tersebut.

Perang dimulai dengan serangan besar-besaran AS-Israel terhadap Iran, mengguncang kawasan dan pasar global sebelum gencatan senjata yang semakin rapuh mulai berlaku.

Konflik tersebut telah mendorong harga energi lebih tinggi sejak Teheran membalas dengan hampir menutup Selat Hormuz, yang biasanya dilalui oleh sekitar seperlima minyak global.

Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa militer AS secara diam-diam telah membantu 100 juta barel minyak melewati selat yang diperebutkan tersebut.

Sebagian besar saham global turun pada hari Rabu karena pertempuran yang kembali terjadi, inflasi AS yang lebih tinggi, dan pelemahan saham teknologi membebani sentimen pasar, sementara harga minyak naik sekitar dua persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Kian Genca...
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Kompak Turun pada Rabu (19/8)

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Kompak Turun pada Rabu (19/8)

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.