Ekraf Harus Adaptif Hadapi Gejolak Global
📅 Rabu, 10 Jun 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi“Dari apa yang disampaikan Bapak Menteri, bahwa pertumbuhan ekonomi kreatif naik dengan cukup luar biasa, tetapi ada satu pertanyaan besar, apakah ekosistemnya juga sehat?” katanya.
Ia menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi industri kreatif nasional, mulai dari maraknya pembajakan digital, rendahnya kesejahteraan pekerja kreatif, hingga dampak perkembangan kecerdasan buatan (AI).
“Konten berbayar masih dibajak dan praktik streaming ilegal masih marak. Ini menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan industri kreatif kita,” ujar Hendry.
Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan AI mulai mengubah lanskap industri kreatif dan berpotensi menggantikan sejumlah pekerjaan di bidang desain, ilustrasi, animasi, hingga produksi konten.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!