Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Rakyat Pandeglang Siap Tampung 500 Siswa Kurang Mampu

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 10:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekolah Rakyat Pandeglang Siap Tampung 500 Siswa Kurang Mampu Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Banten Andra Soni (kiri) meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang.

SERANG – Gubernur Banten Andra Soni memastikan Sekolah Rakyat Provinsi Banten di Kabupaten Pandeglang siap menampung sekitar 500 peserta didik berasal dari keluarga kurang mampu pada Tahun Ajaran 2026–2027.

"Sekolah Rakyat Pandeglang diproyeksikan mampu menampung sekitar 500 siswa dari berbagai daerah di Banten, dengan prioritas utama warga Kabupaten Pandeglang," kata dia dalam keterangan di Serang, Selasa (09/6).

Dia menjelaskan fasilitas yang dibangun memadai, meliputi gedung pendidikan, asrama, gedung serbaguna, dapur, kantin, rumah ibadah, dan sarana pendukung lainnya.

Pembangunan ditargetkan rampung pada akhir Juni dan sekolah mulai beroperasi pada Juli 2026.

"Progresnya sesuai dengan yang ditargetkan. Target operasional di Juli," katanya.

Dia menjelaskan kehadiran Sekolah Rakyat menjadi peluang besar anak-anak berasal dari keluarga tidak mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

Program ini wujud prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam memperluas akses pendidikan dasar dan menengah.

Terkait dengan progres fisik, pihak Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Nabil Muhammad, melaporkan pembangunan Sekolah Rakyat Pandeglang telah mencapai 67,71 persen. Sejumlah bangunan utama kini sudah memasuki tahap pemasangan atap.

"Untuk Pandeglang sudah 67,71 persen, sementara Sekolah Rakyat di Lebak sekitar 66,42 persen," ujar dia.

Ia menegaskan percepatan pembangunan terus dilakukan melalui penambahan tenaga kerja, peralatan, material, serta pengerjaan arsitektur yang dilakukan secara paralel.

Proses seleksi dan verifikasi calon siswa sekolah tersebut saat ini masih terus berjalan.

Koordinator Wilayah Program Keluarga Harapan (PKH) Provinsi Banten Farhah Syibli menjelaskan verifikasi dilakukan secara dari rumah ke rumah di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

Sasaran utama penerima manfaat ini anak berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk dalam Desil 1 dan Desil 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sekolah Rakyat Pandeglang direncanakan membuka masing-masing tiga rombongan belajar untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dengan kapasitas 30 siswa per kelas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.