Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gencatan Senjata di Timur Tengah Terancam Setelah Iran Lancarkan Serangan Rydal ke Israel

📅 Senin, 08 Jun 2026, 19:15 WIB | Oleh:

Pelatih kebugaran Elaheh dari Ahvaz mengatakan kepada AFP: “Saya benar-benar merasa mati rasa.”

“Kehidupan sehari-hari? Ini lelucon. Semuanya mengerikan. Kami hanya berusaha untuk bertahan hidup,” tambah pria berusia 32 tahun itu, sambil menunjuk pada kenaikan harga.

Farhad, seorang koki berusia 35 tahun, juga mengatakan bahwa kehidupan menjadi "semakin sulit", dan mencatat bahwa kesulitan ekonomi telah terjadi bahkan sebelum perang.

“Hal-hal yang beberapa bulan lalu mungkin Anda pertimbangkan untuk dibeli kini telah menjadi mimpi dan dongeng,” katanya kepada AFP.

Terdapat beberapa tanda upaya diplomatik yang berkelanjutan selama akhir pekan, dengan kunjungan Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi, ke Teheran.

Menurut televisi pemerintah Iran, Naqvi mengatakan saat tiba pada 6 Juni bahwa ia akan menyampaikan "surat khusus" dari kepala angkatan darat Pakistan kepada pemimpin tertinggi Iran, serta pesan dari perdana menteri.

Pemimpin militer Pakistan, Syed Asim Munir, telah memainkan peran kunci dalam menengahi antara Iran dan AS setelah putaran awal negosiasi langsung di Islamabad.

Pada tanggal 6 Juni, kepala militer Lebanon, Rodolphe Haykal, juga melakukan perjalanan ke Pakistan untuk melakukan pembicaraan pribadinya dengan Munir, dan sebuah sumber yang mengetahui kunjungan tersebut mengatakan bahwa kunjungan itu "terkait dengan mediasi Pakistan" antara Teheran dan Washington.

Jalan Buntu

Mohsen Rezaei, penasihat militer pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei, mengatakan kepada CNN bahwa negosiasi dengan AS "berada dalam kebuntuan, dan Trump harus memecahkan kebuntuan ini", menyerukan pembebasan sekitar 24 miliar dolar AS aset Iran yang dibekukan.

Namun Trump mengatakan dalam wawancara yang sama bahwa dia tidak akan mencairkan aset Iran sebelum mencapai kesepakatan dengan Teheran.

“(Itu) akan dibahas kemudian. Jika mereka berperilaku baik, jika mereka melakukan pekerjaan dengan baik, barulah kita mulai berbicara,” katanya.

Faktanya, Washington mungkin berupaya menggunakan dana tersebut untuk membayar kerusakan yang disebabkan oleh serangan Iran terhadap sekutu-sekutu di Teluk, menurut sumber yang mengetahui pemikiran Menteri Keuangan Scott Bessent.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Angkatan Bersenjata Iran Me...
Luar Negeri
Inggris Segera Larang Anak ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.