Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Warga Ceuta Demo Tuntut Solusi Krisis Migrasi

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Ribuan Warga Ceuta Demo Tuntut Solusi Krisis Migrasi Doc: AFP/Antonio Sempere
Ket. Para migran menunggu untuk mendapatkan air minum di wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, Ceuta, Jumat (7/8).

Moskow - Ribuan warga mengikuti aksi unjuk rasa yang digelar oleh empat komunitas agama utama di Ceuta, Spanyol, untuk mendesak pemerintah segera mencari solusi atas krisis migrasi yang terjadi di wilayah tersebut.

Dikutip dari Antara, Aksi yang melibatkan komunitas Kristen, Muslim, Yahudi, dan Hindu itu berlangsung pada Minggu (9/8) malam. Diperkirakan sekitar 10.000 orang mengikuti demonstrasi, sedangkan kepolisian memperkirakan jumlah peserta mencapai 5.000 orang.

Para demonstran mendesak pemerintah pusat meningkatkan keterlibatan dalam menangani krisis, menambah personel kepolisian dan Garda Sipil, memperketat keamanan perbatasan dengan Maroko, serta mengambil langkah untuk menangani para migran yang masih berada di Ceuta.

Ceuta merupakan kota otonom Spanyol di Afrika Utara yang berbatasan langsung dengan Maroko. Wilayah tersebut menghadapi lonjakan kedatangan migran dalam jumlah besar pada akhir Juli.

Dalam satu hari, sekitar 60.000 orang dilaporkan menyeberang menuju Ceuta, sementara wilayah tersebut hanya berpenduduk sekitar 85.000 jiwa.

Wali Kota Ceuta Juan Jesus Vivas menilai jumlah migran asal Maroko yang masih berada di wilayah tersebut jauh lebih besar daripada angka yang disampaikan pemerintah pusat.

Menurut Vivas, sekitar 8.000 hingga 11.000 migran tanpa dokumen masih berada di Ceuta setelah gelombang kedatangan pada akhir Juli.

"Pemerintah (Spanyol) mengeklaim bahwa 2.500 migran masih berada di Ceuta. Data awal menunjukkan bahwa antara 8.000 hingga 11.000 orang masih berada di sana," kata Vivas dalam video yang diunggah kantor berita Europa Press di platform X.

Ia menambahkan kondisi Ceuta belum kembali normal setelah lonjakan kedatangan migran dari Maroko.

Menteri Dalam Negeri Spanyol Fernando Grande-Marlaska sebelumnya mengatakan sekitar 72.000 migran telah memasuki Ceuta. Dari jumlah tersebut, sekitar 70.000 orang telah kembali ke Maroko.

Sementara itu, pemerintah Maroko memperkirakan sekitar 40.000 orang telah memasuki Ceuta.

Krisis migrasi tersebut turut memicu seruan dari sejumlah negara anggota Uni Eropa (UE), termasuk Denmark, Italia, Republik Ceko, dan Finlandia, untuk mempertimbangkan penangguhan sementara keanggotaan Spanyol dalam kawasan Schengen.

Jerman Perketat Migran

Di tengah persoalan migrasi di Ceuta, Jerman juga mempertegas sikapnya terkait pemulangan migran dan menyatakan keinginan melanjutkan kembali transfer migran ke Italia dan Yunani setelah Pakta Migrasi dan Suaka UE mulai berlaku.

Setelah pakta tersebut berlaku pada 12 Juni, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman mengatakan sistem Dublin merupakan "syarat mutlak" bagi keberhasilan Sistem Suaka Eropa Bersama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
Nasional
PT KAI Tambah Tiga Perjalan...
Advertisement
Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.