Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB Bakal Modifikasi Cuaca di Jambi Selama Sepekan untuk Cegah Karhutla

📅 Senin, 08 Jun 2026, 08:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB Bakal Modifikasi Cuaca di Jambi Selama Sepekan untuk Cegah Karhutla Doc: ANTARA
Ket. Petugas memuat bahan semai Natrium Klorida (NaCl) atau garam ke dalam pesawat Cessna yang akan melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh, Jumat (5/6/2026).

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama sepekan di Provinsi Jambi sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang puncak musim kemarau.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, di Jakarta, Senin (08/6), mengatakan bahwa operasi tersebut ditujukan untuk membasahi area rawan, terutama lahan gambut, agar tidak mudah terbakar seiring dengan mulai menurunnya intensitas curah hujan di wilayah tersebut.

"Langkah-langkah yang dilakukan untuk penanggulangan karhutla ini merupakan kombinasi dari pencegahan dan pemadaman. Sebelum titik api meluas, perlu dilaksanakan operasi modifikasi cuaca untuk membasahi gambut," kata dia.

Pelaksanaan OMC di Jambi ini dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 12 Juni 2026, menyusul penetapan status siaga darurat karhutla oleh Pemerintah Provinsi Jambi yang berlaku mulai 27 April hingga akhir November 2026.

Operasi udara yang berpusat di Bandara Sultan Thaha Jambi ini melibatkan kolaborasi erat antara BNPB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta TNI Angkatan Udara.

Dalam beberapa hari pertama operasi, tim mitigasi udara telah melakukan penyemaian masing-masing satu sorti bahan baku garam di atas wilayah-wilayah rawan seperti Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Muaro Jambi.

Upaya penyemaian awan tersebut dilaporkan berhasil menurunkan hujan secara lokal di sejumlah titik rawan tersebut.

Menurut Abdul, Jambi merupakan satu dari enam provinsi prioritas penanganan karhutla di Indonesia yang mendapatkan dukungan intervensi teknologi dan operasi udara dari pemerintah pusat.

Guna mengantisipasi dampak kemarau yang dapat memperburuk potensi bencana asap, BNPB menekankan pentingnya kepatuhan semua pihak terhadap Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Karhutla.

"BNPB mengimbau, di antaranya pemerintah daerah bersama masyarakat dan pelaku usaha kehutanan dan pertanian, dapat bekerja sama dalam pencegahan dini," kata dia.

Modifikasi cuaca untuk meningkatkan potensi hujan tersebut patut dinilai penting karena dengan begitu ketika berhadapan dengan puncak kemarau yang lebih kering, maka hutan dan lahan kritis seperti lahan gambut tidak mudah terbakar.

Program ini sekaligus menjadi langkah mitigasi, mengingat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kondisi iklim global berpotensi berkembang menuju fenomena El Nino lemah hingga moderat pada semester kedua 2026 dengan peluang sekitar 50-80 persen sehingga meningkatkan risiko kekeringan dan karhutla di Indonesia.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani sebelumnya menjelaskan bahwa saat ini kondisi El Nino Southern Oscillation (ENSO) masih berada pada fase netral, namun indikasi penguatan menuju El Nino perlu diwaspadai karena dapat memperparah musim kemarau.

BMKG menilai berdasarkan hasil kajian ahli, potensi musim kemarau yang datang lebih awal dan berlangsung lebih panjang dan secara umum kondisi iklim di 2026 diperkirakan lebih kering dibandingkan normal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pascagempa di Laut Sulawesi...
Ekonomi
IHSG Pagi Ini Melemah, Dipi...
Megapolitan
PWI Jaya Gelar OKK Peningka...
Luar Negeri
BMKG: Gempa M 7,7 di Mindan...
Ekonomi
Rupiah Masih Tertekan, 8 Ju...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.