Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Teknologi AI Membawa Televisi Masuk ke Era Personalisasi

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 22:25 WIB | Oleh:
Teknologi AI Membawa Televisi Masuk ke Era Personalisasi Doc: Samsung Indonesia
Ket. Fitur-fitur berbasis AI. Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mendorong transformasi televisi menjadi perangkat yang lebih personal, intuitif, dan mampu menyesuaikan pengalaman menonton dengan kebutuhan pengguna di rumah.

JAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan perubahan gaya hidup masyarakat mendorong transformasi fungsi televisi di rumah. Tidak lagi sekadar perangkat untuk menampilkan gambar berkualitas tinggi, televisi kini dituntut mampu menghadirkan pengalaman yang lebih personal, intuitif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna sehari-hari.

Melihat tren tersebut, Samsung memperkenalkan Samsung Micro RGB yang dibekali teknologi Samsung Vision AI. Inovasi ini diklaim mampu menghadirkan pengalaman menonton yang lebih cerdas dan personal melalui kombinasi kualitas visual premium serta kemampuan AI yang bekerja secara otomatis menyesuaikan konten yang sedang dinikmati pengguna.

President Samsung Electronics Indonesia Harry Lee mengatakan, ekspektasi konsumen terhadap televisi terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Menurutnya, pengguna saat ini tidak lagi hanya mempertimbangkan spesifikasi teknis, tetapi juga menginginkan perangkat yang mampu memberikan pengalaman yang lebih relevan dalam kehidupan sehari-hari.

"Teknologi tidak lagi hanya dinilai dari kecanggihannya, tetapi juga dari kemampuannya memahami kebutuhan pengguna dan menghadirkan manfaat nyata dalam keseharian," ujar Harry Lee dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026).

Samsung Micro RGB hadir dengan dukungan Micro RGB AI Engine Pro yang memungkinkan televisi melakukan pengaturan warna secara otomatis agar tampilan gambar terlihat lebih akurat, hidup, dan mendekati kondisi nyata tanpa perlu penyesuaian manual dari pengguna.

Selain kualitas gambar, Samsung juga menghadirkan desain tanpa batas yang dirancang menyatu dengan interior rumah modern. Teknologi Glare Free yang tersedia pada lini Samsung Micro RGB R95H turut dikembangkan untuk mengurangi pantulan cahaya dari lampu maupun sinar matahari sehingga pengalaman menonton tetap nyaman dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Samsung menyebut kombinasi teknologi visual dan AI tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mendefinisikan ulang pengalaman menonton di era digital. Dukungan Samsung Vision AI memungkinkan televisi beradaptasi secara otomatis terhadap jenis konten yang sedang ditampilkan.

Salah satu fitur yang diperkenalkan adalah AI Soccer Mode Pro. Fitur ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman menonton pertandingan sepak bola dengan mengoptimalkan tampilan warna lapangan, menjaga ketajaman pergerakan pemain yang berlangsung cepat, serta meningkatkan kejernihan suara komentator.

Menurut Harry Lee, perkembangan peran televisi saat ini tidak terlepas dari perubahan perilaku masyarakat. TV kini telah berkembang menjadi bagian penting dari aktivitas keluarga, sarana hiburan, hingga pusat kehidupan digital di rumah.

"Ke depan, TV akan berevolusi menjadi intelligent companion yang dapat memahami kebutuhan pengguna dan menghadirkan pengalaman yang semakin personal di setiap momen," katanya melalui siaran pers pada hari Jumat (5/6).

Samsung juga memperluas konsep Vision of Art yang sebelumnya dikenal melalui lini The Frame ke Samsung Micro RGB. Melalui pendekatan tersebut, televisi tidak hanya berfungsi sebagai perangkat hiburan, tetapi juga dapat bertransformasi menjadi elemen dekoratif yang menyatu dengan karakter dan desain interior rumah.

Di sisi lain, perusahaan juga menyoroti pentingnya dukungan jangka panjang terhadap perangkat. Untuk itu, Samsung menghadirkan program pembaruan sistem operasi hingga tujuh tahun melalui Samsung Tizen OS. Kebijakan tersebut ditujukan agar pengguna dapat terus menikmati fitur-fitur terbaru tanpa harus mengganti perangkat dalam waktu singkat.

Aspek keamanan juga menjadi perhatian dalam pengembangan ekosistem Samsung. Melalui Samsung Knox Security, perusahaan berupaya menjaga keamanan data dan aktivitas digital pengguna. Sementara integrasi dengan platform SmartThings memungkinkan televisi terhubung dengan berbagai perangkat pintar lain di rumah untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Harry Lee menegaskan bahwa masa depan teknologi tidak hanya berfokus pada penciptaan perangkat yang semakin pintar, tetapi juga pada kemampuan teknologi untuk memahami manusia dan memperkaya kualitas hidup mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.