Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Era Baru Energi Hijau! Lampung Siap Sulap Bendungan Jadi Pusat PLTS terapung

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Era Baru Energi Hijau! Lampung Siap Sulap Bendungan Jadi Pusat PLTS terapung Doc: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Ket. Ilustrasi- Bendungan Margatiga Lampung Timur yang akan dikembangkan untuk pengembangan PLTS terapung.

BANDARLAMPUNG – Peluang investasi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya terapung di bendungan semakin menarik seiring dorongan transisi energi dan kebutuhan listrik rendah emisi.

Secara ekonomis, pemanfaatan permukaan air mengurangi biaya pembebasan lahan serta meningkatkan efisiensi panel karena efek pendinginan alami, yang dapat mendorong output listrik lebih stabil.

Selain itu, model kemitraan pemerintah-swasta membuka ruang pembiayaan yang lebih fleksibel dan menarik bagi investor jangka panjang.

Namun, secara analitis, potensi ini tetap bergantung pada kepastian regulasi, skema tarif listrik yang kompetitif, serta mitigasi risiko teknis seperti fluktuasi muka air dan dampak lingkungan.

Dengan kerangka kebijakan yang konsisten, proyek PLTS terapung di bendungan berpotensi menjadi instrumen investasi strategis sekaligus pendorong dekarbonisasi sektor energi nasional.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung membuka peluang investasi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di bendungan untuk meningkatkan ketahanan energi di daerah.

"Pemerintah daerah saat ini terus mendorong pemanfaatan serta pengembangan energi terbarukan, salah satunya melalui pengembangan pembangkit listrik tenaga surya," ujar Kepala Bidang Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung Sopian Atiek di Bandarlampung, Rabu (8/4).

Ia mengatakan, untuk mendukung pengembangan pembangkit listrik tenaga surya terapung tersebut pemerintah daerah pun membuka masuknya peluang investasi di wilayahnya.

"Di Provinsi Lampung ini memiliki tiga bendungan besar yakni Bendungan Batutegi, Bendungan Way Sekampung, dan Bendungan Margatiga yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya terapung untuk menambah pasokan listrik di daerah," katanya.

Dia menjelaskan sejauh ini telah ada lima investor yang berminat berinvestasi mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya terapung di bendungan di Provinsi Lampung.

"Sejumlah investor yang berminat itu kalau dari investor lokal adalah dari Bakrie Energi, kemudian PT SMI. Sedangkan investor yang berasal dari luar itu berasal dari Malaysia yakni Citra Global, lalu ada dari China dan dari Jepang, bahkan sudah ada yang membuat letter of intent (LOI) untuk pengembangan di Kabupaten Lampung Timur," ucap dia.

Menurut dia, pengembangan pembangkit listrik tenaga surya terapung di bendungan tersebut saat ini masih dalam proses studi kelayakan dari rencana pengembangan awal.

"Saat ini masih studi kelayakan lalu setelah itu baru dibuat rencana investasinya. Kalau dilihat dari rancangan awal nilai investasinya cukup besar, sehingga harus diperhitungkan secara rinci untuk menarik investor juga," tambahnya.

Ia melanjutkan pemanfaatan tersebut dilakukan untuk memaksimalkan potensi sumber energi terbarukan di daerah untuk mewujudkan ketahanan dan swasembada energi di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.