Final Prancis Open 2026: Zverev Incar Gelar Grand Slam Perdana, Cobolli Siap Ukir Sejarah di Roland Garros
📅 Minggu, 07 Jun 2026, 07:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraNamun Cobolli sempat mencuri kemenangan di Munich pada musim lapangan tanah liat 2026 sebelum Zverev membalasnya di Madrid.
“Saat bermain di final Grand Slam, itu bukan sesuatu yang sulit karena artinya Anda sudah mencapai panggung tertinggi dalam tenis,” ujar Zverev.
“Menyenangkan bisa berbagi momen itu dengan seorang teman. Tentu saja kami tetap ingin saling mengalahkan dan memenangkan pertandingan, tetapi itu hal yang wajar.”
Di tengah banyaknya pertandingan lima set yang melelahkan sepanjang turnamen, kedua finalis justru melaju relatif mulus menuju partai puncak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Baik Zverev maupun Cobolli hanya kehilangan dua set sepanjang perjalanan mereka di Paris.
Cobolli bahkan mendapat keuntungan tambahan karena tidak perlu memainkan laga semifinal setelah kompatriotnya, Matteo Arnaldi, mengundurkan diri akibat sakit.
“Saya pasti lebih segar. Mungkin itu membantu, mungkin juga tidak. Saya akan menjawabnya setelah final,” kata Cobolli sambil tersenyum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Zverev memastikan dirinya tidak merasa dirugikan secara fisik setelah mengalahkan Jakub Mensik dalam empat set pada semifinal.
“Saya merasa baik-baik saja. Saya tidak menjalani pertandingan yang terlalu panjang. Jujur saja, saya merasa bisa bermain lagi sekarang,” ujarnya.
Final ini bukan sekadar perebutan gelar individu, tetapi juga menyangkut sejarah tenis dua negara.
Cobolli berpeluang menjadi petenis putra Italia pertama yang menjuarai Prancis Open sejak 1976. Penantian 50 tahun itu sebelumnya diperkirakan akan diakhiri oleh Sinner, namun petenis nomor satu dunia tersebut tersingkir lebih awal.
Di sisi lain, Jerman juga menanti lahirnya juara Grand Slam putra baru. Terakhir kali seorang petenis Jerman memenangkan turnamen major adalah ketika Boris Becker menjuarai Australia Terbuka 30 tahun lalu.
Kini, salah satu dari dua penantian panjang itu akan berakhir di Roland Garros. Bagi Zverev, ini adalah peluang terbaik sepanjang kariernya untuk akhirnya mengangkat trofi Grand Slam pertama. Sementara bagi Cobolli, kemenangan akan mengubahnya dari talenta menjanjikan menjadi bintang baru tenis dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!