Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membangun Budaya Sadar Bencana Lewat Inovasi SALAMA

📅 Senin, 06 Jul 2026, 23:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membangun Budaya Sadar Bencana Lewat Inovasi SALAMA Doc: Antara
Ket. Tim BPBD Makassar saat melakukan edukasi kebencanaan sejak dini pada anak-anak di sejumlah sekolah Kota Makassar.

Makassar - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, membangun budaya sadar bencana dengan ketangguhan sejak dini melalui inovasi SALAMA (Sahabat Anak Lewat Afirmasi tentang Aman Bencana).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Muhammad Fadli, di Makassar, Senin, menegaskan bahwa membangun ketangguhan daerah tidak dapat dimulai ketika bencana sudah terjadi.

Ketangguhan, kata dia, harus dibentuk jauh sebelumnya melalui pendidikan yang menanamkan kesadaran, keterampilan, dan karakter sejak usia dini.

Menurutnya, bencana tidak memilih usia, sehingga kesiapsiagaan juga harus dibangun sejak anak-anak.

"Kami ingin setiap anak di Kota Makassar tumbuh dengan pengetahuan untuk mengenali risiko, kemampuan menyelamatkan diri, keberanian mengambil keputusan yang tepat saat kondisi darurat, serta kepedulian untuk melindungi sesama. Itulah investasi terbesar dalam membangun kota yang tangguh terhadap bencana,” ujar Fadli.

Dia menjelaskan, setelah berhasil diterapkan di 30 sekolah di tujuh kecamatan rawan bencana, implementasi SALAMA akan diperluas secara signifikan pada 2026 dengan target menjangkau 100 sekolah.

"Perluasan tersebut merupakan bagian dari komitmen BPBD Makassar untuk menjadikan pendidikan kebencanaan sebagai gerakan kolektif yang melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat," ujarnya.

Koordinator Bidang Invensi dan Inovasi BRIDA Kota Makassar Muhammad Amri Akbar mengatakan inovasi ini dihadirkan di tengah meningkatnya ancaman bencana akibat perubahan iklim dan pesatnya perkembangan kawasan perkotaan.

Dia menilai SALAMA memiliki karakter inovasi yang kuat karena menjawab kebutuhan peningkatan kapasitas masyarakat melalui pendidikan sejak usia dini.

Berbeda dengan pendekatan edukasi kebencanaan yang bersifat konvensional, SALAMA menghadirkan metode pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan berpusat pada anak.

Program ini memadukan edukasi mitigasi bencana, simulasi penyelamatan diri, pengenalan peralatan keselamatan, permainan edukatif, hingga penguatan mental melalui metode Hypno-Shield, sehingga anak tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi situasi darurat.

Hingga pertengahan 2026, inovasi tersebut telah menjangkau 18.090 penerima manfaat di berbagai sekolah di Kota Makassar. Capaian itu menjadi bukti bahwa pendidikan kebencanaan dapat disampaikan dengan pendekatan yang lebih humanis tanpa mengurangi substansi kesiapsiagaan.

Inovasi tersebut juga bersaing pada Innovative Government Award (IGA) 2026. Komitmen itu kembali ditegaskan melalui keikutsertaan Tim Inovasi BPBD Kota Makassar dalam Forum Riset dan Inovasi Daerah Angkatan II yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar.

“SALAMA merupakan inovasi yang memiliki nilai strategis. Selain menghadirkan pendekatan baru dalam edukasi kebencanaan, inovasi ini juga menunjukkan dampak yang nyata dan berpotensi menjadi salah satu inovasi unggulan pada IGA 2026,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Rona
"Moana" Melempem di Box Off...
Ekonomi
Digitalisasi ASDP Perkuat L...

Harga Cabai Rawit Rp72.400/Kg, Telur Ayam Rp31.650/Kg

46 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp72.400/...
Luar Negeri
Netanyahu Tolak Rencana 15 ...
Ekonomi
Harga Emas Antam Stabil di ...
Kabar Gembira, Destinasi Wisata di Sekitar Gunung Bromo Masih Aman Dikunjungi Wisatawan

Kabar Gembira, Destinasi Wisata di Sekitar Gunung Bromo Masih Aman Dikunjungi Wisatawan

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.