Papua Selatan Jadi Kawasan Pangan Seluas 102 Ribu Hektare
📅 Minggu, 05 Jul 2026, 15:57 WIB | Oleh: SujarJAYAPURA -- Perusahaan Umum (Perum) Bulog menyebut Papua Selatan saat ini menjadi wilayah pengembangan kawasan pangan terbesar di Tanah Papua dengan total pengembangan mencapai seluas sekitar 102 ribu hektare.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangan pers di Jayapura, Minggu, mengatakan kawasan tersebut diproyeksikan menjadi lumbung pangan masa depan Indonesia yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
"Pengembangan kawasan pangan di Papua Selatan terdiri atas 48.934 hektare lahan cetak sawah dan 53.499 hektare optimalisasi lahan yang tersebar di wilayah Merauke dan sekitarnya," katanya.
Menurut Rizal, Papua Selatan kini menjadi salah satu fokus utama pengembangan pangan nasional yang disiapkan untuk mendukung produksi beras nasional secara berkelanjutan.
Dia menjelaskan untuk itu pemerintah juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung pertanian, mulai dari penyediaan benih unggul, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga pembangunan Rice Milling Unit (RMU), dryer (pengering), gudang penyimpanan, serta sarana pascapanen lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Modernisasi pertanian di Merauke telah menunjukkan hasil signifikan, di mana produktivitas gabah meningkat dari sekitar 3 ton per hektare menjadi sekitar 4-7 ton per hektare. Selain itu, indeks pertanaman juga mulai meningkat menuju target tiga kali tanam dalam setahun," katanya lagi.
Dia menambahkan peningkatan ini tidak hanya soal produksi, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan petani. Pendapatan petani di kawasan pengembangan bahkan meningkat hingga 300 persen.
"Tingginya potensi kawasan tersebut juga terlihat dari antusiasme petani yang mengusulkan tambahan sekitar 2.000 hektare lahan cetak sawah baru untuk mendukung perluasan produksi pangan," ujarnya
Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengikuti kegiatan gerakan tanam padi serentak yang dipimpin oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, bertempat di Desa Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Sabtu (4/7).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!