Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yoon Suk Yeol Diperiksa Terkait Pesan Pembenaran Darurat Militer

📅 Sabtu, 06 Jun 2026, 19:10 WIB | Oleh:
Yoon Suk Yeol Diperiksa Terkait Pesan Pembenaran Darurat Militer Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol.

ISTANBUL, TURKI - Presiden Korea Selatan yang telah dimakzulkan, Yoon Suk Yeol, pada Sabtu diperiksa penyidik atas dugaan penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi hak-hak pihak lain terkait pesan-pesan yang membenarkan upayanya memberlakukan darurat militer yang gagal pada 2024.

Yoon, yang saat ini ditahan di Pusat Penahanan Seoul, tiba di kantor penasihat khusus di Gwacheon, tepat di selatan Seoul. Ini merupakan pertama kalinya ia diperiksa oleh tim penasihat khusus sejak tim tersebut dibentuk pada 25 Februari.

Ia diduga mengarahkan Kementerian Luar Negeri dan Kantor Keamanan Nasional (NSO) untuk mengirimkan pesan kepada negara-negara sekutu, termasuk Amerika Serikat, yang menggambarkan deklarasi darurat militernya sebagai tindakan yang sah.

Pesan-pesan tersebut dilaporkan menyatakan bahwa langkah itu sebagai tindakan yang diperlukan untuk melindungi demokrasi dan menghadapi kekuatan yang pro-Korea Utara.

NSO diyakini telah menyampaikan pesan Yoon kepada Badan Intelijen Nasional sehari setelah deklarasi darurat militer pada 3 Desember 2024. Pesan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan disampaikan kepada seorang pejabat CIA.

Penyelidikan yang masih berlangsung saat ini disebut berfokus pada motif Yoon di balik pengiriman pesan tersebut serta kondisi yang melatarbelakangi pengirimannya.

Yoon dicopot dari jabatannya tahun lalu setelah dinyatakan bersalah atas pemberlakuan darurat militer.

Sejumlah perkara telah diajukan terhadapnya, dan saat ini ia sedang menjalani hukuman penjara seumur hidup terkait putusan kasus darurat militer tersebut. Ant/Sumber: Yonhap-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Nasional
TNI Diharapkan Makin Profes...
Luar Negeri
Ukraina Serang Moskwa denga...

Seoul: Korut Kembali Tembakkan Misil Balistik

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Seoul: Korut Kembali Tembak...
Advertisement
Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.