Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang MotoGP Indonesia 2026, Perangkat Elektronik Sirkuit Mandalika Diuji Coba

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 19:50 WIB | Oleh:
Jelang MotoGP Indonesia 2026, Perangkat Elektronik Sirkuit Mandalika Diuji Coba Doc: ANTARA/Akhyar Rosidi.
Ket. Petugas marshal saat mengevakuasi motor pembalap yang mengalami crash di lintasan pada ajang Mandalika Racing Series putaran empat di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Minggu (20/9).

LOMBOK TENGAH, NUSA TENGGARA BARAT - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyatakan kejuaraan nasional Mandalika Racing Series (MRS) putaran empat merupakan momentum untuk menguji coba perangkat elektronik Sirkuit Mandalika, menjelang MotoGP Indonesia 2026.

"Ajang MRS 2026 round empat ini momentum untuk uji coba perangkat elektronik Sirkuit Mandalika," kata Direktur Operasional MGPA Donny Mahardjono usai menghadiri open ceremony MRS 2026 di Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, Minggu (20/9).

Ia mengatakan beberapa perangkat elektronik yang diuji coba meliputi timing system, TV digital, flag system, hingga lampu start.

"Hingga saat ini, seluruh proses uji coba berjalan dengan lancar. Kami pastikan perangkat elektronik di sirkuit ini berfungsi dengan baik," katanya.

"Jadi untuk MotoGP, insyaallah kami semua siap, tinggal melakukan finishing saja," ujarnya.

Ia menjelaskan alasan tetap menggelar balapan menjelang MotoGP Indonesia, 9-11 Oktober 2026, karena utilisasi lintasan justru diperlukan untuk menjaga kualitas grip aspal sirkuit.

Oleh karena itu, kegiatan balap MRS round empat yang digelar 18-20 September 2026 diperlukan untuk menjaga grip dari race track itu sendiri.

"Kami batasi H-2 minggu adalah batas terakhir untuk penggunaan track, setelah itu steril untuk masa persiapan MotoGP Indonesia 2026," katanya.

Menanggapi insiden crash yang terjadi di MRS, Donny menegaskan bahwa kondisi lintasan Sirkuit Mandalika sudah sesuai dengan standarisasi internasional FIM.

"Dari sisi track kami berani memberikan statement bahwa apa yang ada di sirkuit ini sudah dalam standarisasi FIM," katanya.

Ia menambahkan, penyebab crash bisa bermacam-macam dan menjadi kewenangan race director untuk menilai apakah insiden tersebut murni accident atau karena pelanggaran perilaku balap.

Selain itu, MRS juga menjadi ajang peningkatan kompetensi bagi para marshal yang merupakan putra-putra daerah.

"Dengan semakin banyaknya event, pengalaman mereka bertambah sehingga secara langsung akan meningkatkan kompetensi. Semua marshal di Sirkuit Mandalika mampu menunjukkan kemampuan dalam menjalankan tugas mereka di garis depan," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.