Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertumbuhan Pariwisata Harus Dirasakan Langsung Masyarakat

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 03:08 WIB | Oleh: Tim Penulis

Menpar juga menyampaikan bahwa situasi geopolitik di Timur Tengah telah berimbas pada angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

“Mulai 28 Februari 2026, situasi geopolitik dunia mulai memanas, terutama kondisi di Timur Tengah. Hal ini tentunya menimbulkan banyak keraguan untuk sektor pariwisata,” katanya.

Dia menyampaikan bahwa kunjungan wisatawan dari Timur Tengah ke Indonesia selama Januari-April 2026 menurun 1,89 persen dan selama Maret-April 2026 turun 20,65 persen jika dibandingkan dengan kurun yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan paspor yang dipegang oleh wisatawan, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) angka kunjungan wisatawan dari Timur Tengah ke Indonesia sebanyak 22.410 pada Januari, 6.241 pada Februari, dan 6.592 pada Maret, dan 18.312 pada April 2026.

Widiyanti mengatakan bahwa penurunan angka kunjungan wisatawan dari Timur Tengah juga tercermin dari data pembatalan layanan penerbangan yang melalui wilayah tersebut. “Hal ini tidak mengherankan, karena telah terjadi 1.232 pembatalan penerbangan via Timur Tengah, yang terjadi sampai dengan 30 April 2026, yang berarti terdapat 127.376 potensi perjalanan tidak dapat terealisasi,” katanya.

Menteri Pariwisata menyampaikan, angka kunjungan wisatawan mancanegara dari Eropa selama Januari-April 2026 juga menurun 6,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Total angka kunjungan wisatawan dari Eropa ke Indonesia menurut data BPS sebanyak 154.713 pada Januari; 157.874 pada Februari; 154.500 pada Maret; dan 214.879 pada April 2026.Namun, angka kunjungan wisatawan dari Asia Tenggara, wilayah Asia yang lain, Oseania, dan Afrika selama Januari-April 2026 meningkat masing-masing 11,38 persen; 15,27 persen; 6,84 persen; dan 5,59 persen.

Widiyanti mengemukakan bahwa peningkatan kunjungan wisatawan dari wilayah-wilayah tersebut menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi tujuan pilihan wisatawan mancanegara.

Dia juga menyampaikan bahwa rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara per kedatangan pada kuartal pertama tahun 2026 meningkat 5,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan rata-rata lama tinggal wisatawan mancanegara selama kurun itu meningkat 8,53 persen secara tahunan.

BPS mencatat angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada April 2026 mencapai 1,25 juta orang, meningkat 14,75 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Angka akumulatif kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang Januari-April 2026 tercatat 4,68 juta kunjungan atau naik 8,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...
Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.