Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ULM Temukan 14 Spesies Mangrove di Kawasan PBPH Kabupaten Kotabaru Kalsel

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 03:05 WIB | Oleh:
ULM Temukan 14 Spesies Mangrove di Kawasan PBPH Kabupaten Kotabaru Kalsel Doc: ANTARA/Firman
Ket. Kawasan mangrove di Kotabaru yang dikelola ULM sebagai pusat penelitian lingkungan lahan basah.

BANJARMASIN - Unit Penunjang Akademik (UPA) Lingkungan Lahan Basah Universitas Lambung Mangkurat (ULM) berhasil menemukan dan mengidentifikasi 14 spesies mangrove di kawasan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. 

"Beragam spesies mangrove ini ditemukan saat kegiatan identifikasi keanekaragaman hayati mangrove," kata Wakil Rektor ULM Bidang Kerjasama, Humas dan Sistem Informasi Dr Yusuf Azis di Banjarmasin, Senin 

Adapun 14 jenis mangrove yang teridentifikasi meliputi acrostichum aureum (paku laut), avicennia officinalis (api-api ludat), terminalia catappa (ketapang), bruguiera cylindrica (tanjang), ceriops decandra (tengar), xylocarpus granatum (nyirih), lumnitzera littorea (teruntum merah), lumnitzera racemosa (teruntum putih), nypa fruticans (nipah), rhizophora apiculata (bakau minyak), rhizophora mucronata (bakau hitam/bakau merah), rhizophora stylosa (bakau kecil), senna siamea (johar) dan sonneratia alba (pedada).

Selain 14 spesies mangrove, ada juga 6 spesies asosiasi yang tumbuh secara alami di kawasan tersebut. Hal itu menunjukkan kawasan mangrove memiliki kondisi ekosistem yang relatif stabil.

Yusuf menyatakan keberagaman jenis tersebut menunjukkan struktur vegetasi yang lengkap, mulai fase semai (seedling), pancang (stake), hingga pohon (tree).

"Kondisi ini menjadi indikator penting bahwa regenerasi alami mangrove berlangsung baik," katanya.

Ia menjelaskan, keanekaragaman hayati mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, di antaranya melindungi garis pantai dari abrasi dan gelombang laut, menjadi habitat penting bagi berbagai jenis biota pesisir hingga mendukung produktivitas ekosistem perairan.

Yusuf menambahkan, melalui identifikasi itu ULM berharap dapat memberikan data ilmiah sebagai dasar pengelolaan kawasan berbasis konservasi, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem mangrove.

Diketahui sejak pertengahan tahun 2024, ULM melalui Koperasi Berkah Wasaka Mandiri mendapatkan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) pada Hutan Produksi seluas 611 hektare di Kabupaten Kotabaru.

Melalui izin tersebut, ULM memiliki hak terhadap kawasan hutan mangrove untuk dikelola sebagai penyerapan dan penyimpanan karbon, budidaya perikanan, serta menjadi objek rekreasi atau wisata pendidikan hingga pusat penelitian lingkungan lahan basah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.