Dermaga Pelabuhan Sadai Rusak, Rute Feri Bangka-Belitung Dialihkan ke Pangkalbalam
📅 Selasa, 21 Jul 2026, 01:50 WIB | Oleh: AlfredPANGKALPINANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memediasi keluhan para sopir angkutan barang menyusul kerusakan dermaga di Pelabuhan Sadai, Bangka Selatan, Senin (20/7).
"Akibat kerusakan ini, para sopir angkutan yang biasa melayani trayek Belitung-Bangka menjadi terdampak, karena pelayanan kapal feri di pelabuhan itu dipindahkan ke Pelabuhan Pangkalbalam. Hari ini kita juga mengundang PT ASDP Cabang Bangka dan Dinas Perhubungan untuk mencari solusi terbaik, baik dari sisi percepatan perbaikan dermaga maupun penyesuaian tarif baru dampak dari pengalihan sandar kapal dari Sadai ke Pangkalbalam," kata Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Babel Didit Sri Gusjaya di Pangkalpinang, Senin.
Menurut dia, akibat kerusakan dermaga di Pelabuhan Sadai, aktivitas bongkar muat-penumpang di Pelabuhan Sadai dihentikan sementara karena berisiko terhadap keselamatan dan aktivitas bongkar muat dipindahkan ke Pelabuhan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang.
"Dari audiensi tadi GM ASDP Cabang Bangka berupaya agar operasional Pelabuhan Sadai bisa pulih secepatnya, ASDP juga berkoordinasi dengan PT Pelindo karena untuk sementara pelayanan sandar dialihkan ke Pelabuhan Pangkalbalam," katanya.
"Kita berupaya yang terbaik karena persoalan ini berpengaruh terhadap sektor ekonomi masyarakat Bangka dan Belitung, kita khawatir distribusi barang-barang yang dibutuhkan masyarakat akan terhambat jika tidak segera diselesaikan. Kami juga akan segera berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan RI, agar persoalan ini segera diselesaikan," tegasnya.
General Manager PT ASDP Cabang Bangka Agustinus Cahyo memastikan pihaknya berupaya agar operasional dermaga Pelabuhan Sadai dapat secepatnya kembali berjalan normal.
"Setelah kejadian kerusakan dermaga, kami sudah mencoba menyandarkan kapal di dermaga yang letaknya persis di sebelah pelabuhan, namun uji coba gagal, kapal tidak bisa sandar karena kondisi cuaca dan faktor teknis dermaga yang tidak memungkinkan," ujarnya.
Akibat gagal uji coba tersebut, akhirnya pelayanan sandar kapal feri dipindahkan ke Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang.
Pemindahan sementara sandar kapal, lanjut dia, berdampak pada perubahan pola pelayanan karena membutuhkan sejumlah penyesuaian, terutama terkait perizinan agar kapal feri dapat menggunakan BBM bersubsidi.
"Perlu izin karena jika belum memiliki izin, maka kapal harus menggunakan BBM industri. Sebelum ini kami memang tidak pernah beroperasi di Pelabuhan Pangkalbalam, sehingga perubahan sandar kapal ini membutuhkan izin dari pihak Pelindo, selain itu juga diperlukan penyesuaian tarif karena jarak lintasan berubah," jelasnya.
Jarak lintasan kapal dari Pulau Belitung yang selama ini sandar di Pelabuhan Sadai sekitar 82 mil. Sedangkan, jika sandar di Pelabuhan Pangkalbalam berjarak 113 mil, artinya ada penambahan jarak sekitar 30 mil yang tentu menambah biaya operasional.
"Penyesuaian tarif ini kemungkinan akan diberlakukan karena belum ada kepastian waktu pemulihan dermaga Pelabuhan Sadai, jika perbaikan hanya berlangsung satu atau dua bulan, mungkin masih bisa menggunakan tarif lama," katanya.
Ia mengatakan saat ini Kapal Menumbing Raya sudah dipindah sandar ke Pelabuhan Pangkalbalam. Namun, untuk sementara hanya dapat melayani angkutan kendaraan melalui sistem carter atau kapal disewa berdasarkan kontrak dengan biaya dihitung per perjalanan, dengan konsekuensi operasional menggunakan BBM industri karena izin penggunaan BBM bersubsidi belum terbit.
Ia menambahkan terkait tarif, saat ini sudah terbit SK Gubernur yang ditandatangani pada 13 Juli 2026. Namun setelah SK Gubernur terbit, masih ada tahapan yang harus dilaksanakan sebelum tarif baru diberlakukan.
Di internal perusahaan, tarif tersebut harus terlebih dahulu disahkan melalui Keputusan Direksi di Kantor Pusat Jakarta.
"Setelah keputusan internal terbit, baru kami dapat melakukan pencetakan tiket baru yang disesuaikan dengan tarif yang telah ditetapkan dalam SK Gubernur," katanya.
Seiring semua berjalan, pihaknya tetap akan mempercepat perbaikan dermaga Pelabuhan Sadai agar penyeberangan angkutan barang jalur Bangka-Belitung kembali normal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!