Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bandung Siapkan Pengolahan Sampah Harian Berkapasitas 600 Ton

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Pemkab Bandung Siapkan Pengolahan Sampah Harian Berkapasitas 600 Ton Doc: ANTARA/Ilham Nugraha.
Ket. Petugas kebersihan saat mengecek alat penggiring sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Cicukang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

BANDUNG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat menyiapkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah harian berkapasitas sekitar 600 ton guna mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti.

Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Selasa, mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan tawaran bantuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengentaskan permasalahan sampah.

“Tadi alhamdulillah saya dapat tawaran dari Pak Sekjen Kemendagri akan membuat pengolahan sampah khusus untuk Bandung area atau Kabupaten Bandung saja dengan minimal kapasitas 600 ton per hari,” katanya.

Ia menyebut bahwa produksi sampah di Kabupaten Bandung tercatat mencapai sekitar 1.800 ton per hari, sementara kapasitas pengolahan yang tersedia saat ini baru sekitar 620 ton per hari.

Kondisi tersebut menyebabkan masih terdapat lebih dari 1.000 ton sampah per hari yang belum tertangani secara optimal setiap harinya.

Menurut dia, penguatan sistem pengolahan menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap TPA Sarimukti yang selama ini menjadi lokasi pembuangan utama.

"Memang kalau kita berbicara masalah jumlah produksi per hari kan 1.800 ton per hari. Yang baru diselesaikan ini kan 620 ton-an. Ini masih menyelesaikan sekitar 1.200 ton lagi lah. Kita akan upayakan terus," tambahnya.

Pemerintah daerah saat ini juga mendorong pengelolaan sampah dari tingkat hulu melalui penguatan peran desa dan wilayah.

Ia menyebut bahwa strategi pengelolaan berbasis desa diharapkan mampu menekan volume sampah sejak awal sebelum masuk ke sistem pengangkutan dan pembuangan akhir.

“Nanti kita fungsikan tiap-tiap desa. Ini kan sudah kita buatkan instruksi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya menyebut saat ini juga belum menetapkan status darurat sampah, tetapi lebih menitikberatkan pada penguatan sistem pengelolaan dari hulu hingga hilir sebagai langkah jangka panjang.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Bandung menargetkan terciptanya sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan guna mengurangi tekanan terhadap TPA Sarimukti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Liga Inggris, Fulham Tak Ma...

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Fiorentina Tanpa Ampun Diba...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.