Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Demi Jinakkan Wabah Ebola yang Kian Meluas, Tiongkok Terbangkan Tim Ahli ke Kongo

27 Selasa, 02 Jun 2026, 16:22 WIB | Oleh:
Demi Jinakkan Wabah Ebola yang Kian Meluas, Tiongkok Terbangkan Tim Ahli ke Kongo Demi Jinakkan Wabah Ebola yang Kian Meluas, Tiongkok Terbangkan Tim Ahli ke Kongo Doc: AFP/GLODY MURHABAZI

BEIJING - Pemerintah Tiongkok mengungkapkan pihaknya memberikan dukungan kepada Republik Demokratik Kongo (DRC) dan bekerja sama dengan Uni Afrika untuk mengatasi wabah Ebola di kawasan Afrika Barat.

"Pemerintah Tiongkok telah memutuskan untuk memberikan bantuan kemanusiaan darurat kepada DRC, dan khususnya mengirim tim ahli medis untuk layanan dan bantuan medis," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Senin (1/6).

Selain itu, Tiongkok juga memberikan bantuan kepada Komisi Uni Afrika dan terlibat dalam kerja sama dengan mereka dalam pencegahan dan pengendalian Ebola, kata Lin Jian, menambahkan.

Perkembangan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) disebut dalam tingkatan yang sangat mengkhawatirkan menurut organisasi " Medecins Sans Frontieres" (Doctors Without Borders).

Menurut Direktur operasi "Doctors Without Borders" Alan Gonzalez mengatakan kecepatan penyebaran Ebola belum pernah terjadi sebelumnya, dan mereka yang berada di lapangan tidak mampu mengimbangi hal tersebut.

Sementara itu, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengungkapkan dugaan kasus Ebola baru ditemukan setiap hari, tapi proses pemeriksaan yang lamban menghambat hasil diagnosis tepat waktu.

Kapasitas pemeriksaan harus segera ditingkatkan agar situasi tersebut, setidaknya dapat dikendalikan sebagian, kata Tedros.

"Kami turut prihatin atas wabah Ebola baru di DRC. Saat memimpin pertemuan tingkat tinggi Dewan Keamanan PBB di New York, Menteri Luar Negeri Wang Yi mengatakan bahwa Tiongkok akan selalu bergegas membantu ketika krisis publik besar terjadi," tambah Lin Jian.

Mengutip Wang Yi, Lin Jian menyebut bahwa pada 2015, Tiongkok memberikan dukungan besar kepada tiga negara Afrika Barat yang memerangi Ebola, dan Tiongkok sekarang siap untuk secara aktif membantu negara-negara yang terkena wabah terbaru, termasuk DRC.

"Dukungan Tiongkok juga diberikan kepada Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Afrika dalam hal ini untuk meningkatkan kemampuan negara-negara Afrika dalam memerangi wabah tersebut," ungkap Lin JIan.

Mendukung respons negara-negara Afrika terhadap Ebola, menurut Lin Jian, adalah contoh nyata dari pembangunan komunitas Tiongkok-Afrika yang selalu siap menghadapi segala tantangan dengan masa depan bersama untuk era baru, dan juga merupakan bagian penting dari sepuluh aksi kemitraan KTT FOCAC Beijing 2024.

"Tiongkok telah mengirimkan 45 tim medis, dengan total lebih dari 900 anggota, ke 44 negara Afrika. Saat ini, tim medis Tiongkok berada di lapangan memerangi penyakit tersebut bahu-membahu dengan masyarakat Afrika," kata Lin Jian.

Lin Jian menambahkan bahwa Tiongkok menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengambil tindakan yang lebih konkret untuk membantu DRC dan negara-negara Afrika lainnya mengalahkan wabah tersebut secepat mungkin.

WHO sendiri telah menyatakan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Organisasi internasional itu menyebut lebih dari 900 kasus suspek Ebola dilaporkan di Republik Demokratik Kongo, termasuk 223 kematian yang diduga akibat penyakit tersebut.

Otoritas kesehatan Kongo menyatakan kasus suspek baru terus ditemukan, dengan jumlah kumulatif lebih dari 1.000 kasus yang tercatat sejak wabah Ebola diumumkan pada 15 Mei.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.