Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pimpinan KPK Tegaskan Pancasila jadi Fondasi Persatuan dan Perdamaian

📅 Senin, 01 Jun 2026, 17:58 WIB | Oleh:
Pimpinan KPK Tegaskan Pancasila jadi Fondasi Persatuan dan Perdamaian Doc: Humas KPK
Ket. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johanis Tanak

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak menegaskan Pancasila merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa. Ia menilai Pancasila menjadi panduan Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Menurut dia, tema peringatan tahun ini, menunjukkan relevansi nilai-nilai Pancasila tidak hanya bagi Indonesia, tetapi bagi masyarakat global.

"Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan,” kata Johanis dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6).

Ia menyebutkan, keberhasilan Indonesia menjaga persatuan menjadi bukti nyata Pancasila mampu menjadi moral bangsa menghadapi berbagai tantangan global. Johanis menegaskan Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi.

Menurut dia, nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila menjadi instrumen diplomasi yang relevan. Terkhusus, untuk menjembatani perbedaan dan meredam konflik di tingkat internasional.

“Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa, peran dalam mediasi konflik regional. Serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah merupakan pengejawantahan sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,” ujar dia.

Johanis juga mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi harus tetap berlandaskan nilai moral. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Ia turut meminta para menteri dan kepala daerah memastikan setiap kebijakan publik berlandaskan keadilan sosial. Termasuk memenuhi rasa keadilan masyarakat serta menjamin hak-hak kelompok yang paling membutuhkan.

Selain itu, Johanis mengingatkan pentingnya melawan berbagai bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat mengancam harmoni kebangsaan. “Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar,” kata dia.

Johanis menegaskan, selama nilai-nilai Pancasila terus dipegang teguh oleh seluruh rakyat Indonesia. Menurut dia, Pancasila akan tetap hidup dan menjadi kekuatan pemersatu bangsa di tengah berbagai tantangan zaman. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Rona
Magnet Terkuat di Alam Semesta
Olahraga
Sabalenka Waspadai Kejutan ...
Olahraga
Barcelona Juara Joan Gamper...
Olahraga
Venus Williams Dapat Wildca...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.