Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Suriah Mulai Bangkit, UNICEF Ingatkan Pentingnya Selamatkan Masa Depan Anak-Anak

28 Minggu, 04 Okt 2026, 16:59 WIB | Oleh:
Suriah Mulai Bangkit, UNICEF Ingatkan Pentingnya Selamatkan Masa Depan Anak-Anak Suriah Mulai Bangkit, UNICEF Ingatkan Pentingnya Selamatkan Masa Depan Anak-Anak Doc: AFP

DAMASKUS - Direktur Eksekutif Dana Anak-anak PBB (UNICEF) Catherine Russell menyerukan agar anak-anak menjadi prioritas utama dalam upaya pemulihan Suriah, menurut pernyataan UNICEF pada Sabtu (3/10).

Dalam kunjungannya selama tiga hari ke Suriah, Russell mengatakan dukungan bagi anak-anak dan keluarga harus menjadi prioritas utama seiring dengan besarnya jumlah warga Suriah yang kembali dari pengungsian di luar negeri maupun pengungsian di dalam negeri.

Dia mendesak investasi di bidang kesehatan, pendidikan, dan layanan air guna mendukung anak-anak dan keluarga yang kembali saat mereka membangun kembali kehidupannya.

Russell juga menggelar pembicaraan dengan para pejabat Suriah dan mitra lainnya mengenai kebutuhan keluarga yang kembali, pemulihan layanan penting, serta peningkatan investasi untuk anak-anak dan remaja, sekaligus menegaskan kembali komitmen UNICEF untuk mendukung anak-anak dan kaum muda di seluruh negara tersebut.

Menurut UNICEF, sebanyak 1,67 juta pengungsi Suriah diperkirakan telah kembali dari negara-negara tetangga sejak Desember 2024, sementara 1,9 juta warga Suriah yang mengungsi di dalam negeri juga telah kembali, dengan sebagian besarnya ke daerah asal mereka. Kendati demikian, jutaan orang masih mengungsi.

Laporan tahunan UNICEF 2025 mengenai Suriah menyebutkan bahwa 7,5 juta anak membutuhkan bantuan kemanusiaan, sementara sekitar 2,45 juta anak tidak bersekolah. Selain itu, hampir 8.000 sekolah tidak berfungsi, dan sekitar 500.000 anak di bawah usia lima tahun (balita) terdampak oleh malanutrisi yang mengancam nyawa.

Banyak keluarga yang kembali kini pulang ke komunitas-komunitas tempat konflik bertahun-tahun telah mengakibatkan kerusakan parah terhadap sekolah, fasilitas kesehatan, jaringan distribusi air, dan infrastruktur dasar lainnya, sehingga menambah tekanan pada layanan publik yang sudah terbebani. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Nasional
52 Persen BUMN Bebani Keuan...
Luar Negeri
Russia-Ukraina Berlakukan G...
Luar Negeri
Utusan Asean Kunjungi Myanm...
Advertisement
Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.