Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Kedua Terseret Ombak Pantai Ampenan Ditemukan Meninggal

📅 Minggu, 31 Mei 2026, 10:40 WIB | Oleh:
Korban Kedua Terseret Ombak Pantai Ampenan Ditemukan Meninggal Doc: ANTARA/HO-SAR Mataram
Ket. Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jenazah Anindita Mantika Muslim (9), anak perempuan yang dilaporkan hanyut di Pantai Karang Buyuk pada Jumat (29/5) sore dan ditemukan meninggal dunia pada Minggu (31/5) pagi.

MATARAM, NTB - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban kedua yang terseret ombak di kawasan Pantai Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu pagi.

Korban Anindita Mantika Muslim (9), anak perempuan yang dilaporkan hanyut di Pantai Karang Buyuk, Jumat (29/5) sore kemudian ditemukan Tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Mataram, Bustanil mengatakan jasad korban ditemukan saat tim SAR gabungan tengah melakukan penyisiran menerima laporan dari warga dan nelayan setempat pada pukul 07.10 Wita.

"Laporan tersebut menyebutkan bahwa korban terlihat mengapung di sekitar perairan Pantai Bintaro," ujarnya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim SAR gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Usai dievakuasi dari perairan, jasad korban langsung dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

"Korban ditemukan dengan jarak sekitar 1,81 nautical mile arah utara dari lokasi kejadian, jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka. Dengan ditemukan-nya kedua korban, maka operasi SAR resmi kami nyatakan ditutup," tegas Bustanil.

Sebelum penemuan Anindita, tim SAR gabungan telah lebih dulu menemukan korban pertama atas nama Pietro Lionel Alesandro Seda (13) pada Sabtu (30/5) pagi pukul 08.30 Wita. Pietro ditemukan mengapung sekitar 1 kilometer arah utara dari lokasi kejadian pertama (Last Known Position/LKP) di Pantai Skip, dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram menggunakan Rescue D-Max Kantor SAR Mataram.

Kedua korban sebelumnya dilaporkan hilang terseret ombak pada Jumat (29/5) sore dalam dua kejadian yang hampir bersamaan. Operasi SAR ini merupakan sinergi erat antara personel Kantor SAR Mataram, Sat Brimob Polda NTB, Polairud Polda NTB, Polsek Ampenan, Polresta Mataram, Koramil Ampenan, Tagana, serta bantuan swadaya dari nelayan dan warga setempat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.