Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memperkuat Pencegahan Stunting Lewat Peran Posyandu

📅 Sabtu, 30 Mei 2026, 23:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memperkuat Pencegahan Stunting Lewat Peran Posyandu Doc: Antara
Ket. Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman.

Koba, Babel - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memperkuat upaya pencegahan stunting melalui optimalisasi peran posyandu dan puskesmas dalam mendampingi ibu hamil serta balita.

Selain itu, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Sabtu, mengatakan edukasi terkait pola asuh anak dan pemenuhan gizi keluarga perlu terus ditingkatkan agar masyarakat memahami pentingnya pencegahan sejak dini.

"Guna memaksimalkan edukasi tersebut, kami memfokuskan penanganan stunting pada 12 lokasi prioritas untuk mempercepat penurunan angka kasus stunting pada anak," kata Algafry.

Bupati mengatakan 12 lokasi tersebut ditetapkan berdasarkan data kasus stunting yang masih memerlukan intervensi lebih lanjut.

“Sebanyak 12 lokasi itu memang memerlukan intervensi lebih lanjut supaya angka kasus stunting pada anak ini bisa ditekan,” katanya.

Ia mengatakan penanganan stunting tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga membutuhkan pola penanganan yang terkoordinasi mulai dari pendataan, intervensi, hingga evaluasi program.

Menurut dia, manajemen penanganan stunting perlu disusun secara jelas agar setiap program yang dijalankan tepat sasaran dan anggaran yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara efektif.

“Perlu dirumuskan bersama, terutama pola penanganan dan intervensi kasus,” ujarnya.

Algafry menjelaskan stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi kronis.

Ia mengatakan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan lintas sektor, tidak hanya dari sektor kesehatan tetapi juga pemerintah desa, organisasi perangkat daerah, dan masyarakat.

“Maka perlu manajemen sehingga pola penanganannya lebih terkoordinasi dengan baik, di samping memerlukan komitmen bersama dari semua lintas sektor,” katanya.

Upaya percepatan pencegahan stunting ini, kata dia, juga membutuhkan dukungan pemerintah desa melalui pemanfaatan dana desa untuk program kesehatan dan peningkatan kualitas sanitasi lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Atlet Angkat Besi Saatnya Unjuk Kekuatan di Asian Games

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Atlet Angkat Besi Saatnya U...
Megapolitan
Enam Desa Wisata Ditetapkan...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.